KLIKJATIM.Com | Gresik - Pembangunan proyek infrastruktur tahun 2024 di Kabupaten Gresik belum sepenuhnya siap dilelang. Hal tersebut terlihat dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Gresik, di mana hanya beberapa paket pekerjaan yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat yang sudah tayang dan siap lelang.
Tercatat ada enam paket proyek DAK yang sudah pembukaan lelang, enam paket tersebut yakni paket pekerjaan peningkatan jaringan irigasi Waduk Mojopetung dengan pagu Rp850 juta di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
Baca juga: Gresik Punya Banyak Cerita, Bupati Yani Hidupkan Lagi Sejarah Lewat Kuliner dan Budaya
Kemudian peningkatan jaringan irigasi Waduk Petung dengan pagu Rp850 juta. Paket peningkatan jaringan irigasi Waduk Ngepung II dengan pagu Rp970 juta. Peningkatan jaringan irigasi Waduk Kedamean II dengan pagu Rp508 juta. Pembangunan peningkatan jaringan irigasi waduk Slempet dengan pagu Rp950 juta yang juga di bawah Dinas PUTR.
Ada juga paket pengawasan perluasan SPAM Jaringan perpipaan Kecamatan Duduksampeyan di Bawah Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukimzwan (CKPKP) Kabupaten Gresik dengan Pagu Rp533 juta.
Baca juga: Pembangunan Jalan di Gresik Dikebut, 12 Proyek Sudah Tahap LelangKepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ) Pemkab Gresik Tri Joko Efendi mengatakan, pihaknya saat ini juga sedang menyiapkan paket pekerjaan rekonstruksi Jalan Bringkang - Lampah, yang juga bersumber dari DAK, senilai Rp8 miliar.
"Yang rekonstruksi jalan Bringkang - Lampah juga didanai DAK, progresnya sedang persiapan tayang (lelang)," tutur Tri Joko.
Baca juga: Semarakkan HUT ke-81 RI, Icon Mall Gresik Gandeng PMI Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah
Berdasarkan informasi yang dihimpun Klikjatim.com belum siapnya proyek pekerjaan infrastruktur publik yang didanai Pendapatan Asli Daerah (Non DAK dan DAU), disebabkan proses pergeseran anggaran APBD 2024 belum tuntas.
Pergeseran anggaran harwsgses dilakukan lantaran APBD Gresik 2023 defisit, dan Pemkab punya hutang kewpada kontraktor yang mengerjakan proyek 2023.
Baca juga: Rebo Wekasan di Telaga Sumber, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Rawat Tradisi dan Perkuat Kerukunan
Salah satu kontraktor rekanan Pemkab Gresik yang mengerjakan proyek di 2023 mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima pembayaran yang menjadi tunggakan Pemkab Gresik kepada dia dan rekan-rekannya.
"Awalnya disampaikan awal Maret, namun sampai sekarang belum, hanya kabarnya akan dibayar tanggal 18 atau 19 maret," tutur Sumber Klikjatim yang tidak bersedia disebutkan namanya ini. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar