Air Bengawan Solo Bojonegoro Meluap di Pemukiman Warga Hingga Persawahan

klikjatim.com
Warga di Bojonegoro menuntun motor mogok saat banjir (Afif/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Air Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro meluap di pemukiman warga hingga area persawahan. Hal tersebut karena Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro berstatus siaga merah (3).

Dari luapan tersebut, menyebabkan 18 Desa di Kabupaten Bojonegoro terendam banjir luapan dari sungai terpanjang di Pulau Jawa itu.

Baca juga: Polisi Selidiki Insiden Mobil Proyek Seruduk Siswi MTsN 1 Bojonegoro, Dua Korban Jalani Operasi

Berdasarkan data yang dihimpun dari BPBD Kabupaten Bojonegoro, status TMA di Kabupaten Bojonegoro pada pukul 21.00 WIB berstatus siaga merah, dengan ketinggian mencapai 14.61 meter peilschaal.

Dampak dari luapan tersebut, merendam jalanan, fasilitas umum, persawahan, hingga perumahan warga. Dengan ketinggian rata-rata mencapai 50 hingga 60 centimeter, atau sepaha orang dewasa.

Baca juga: Rukyatul Hilal Awal Ramadhan 2024 di Bukit Condrodipo Gresik, Hilal Tak Terlihat
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bojonegoro, Laela Noer Aeny mengungkapkan, dampak dari luapan Sungai Bengawan Solo kini merendam enam kecamatan dan 18 desa di Kabupaten Bojonegoro.

Baca juga: Kronologi Terungkap! Toyota Avanza Hilang Kendali, Tabrak Siswa Pramuka di Bojonegoro

“Yang terdampak (banjir) enam kecamatan, dan 18 desa,” ungkap Ani sapaan karibnya.

Saat ini, pihaknya telah mendirikan tenda pengungsian di Desa Leran dan Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu. Sedangkan di Desa Ngulanan, Kecamatan Dander pihaknya memberikan bantuan berupa terpal.

Baca juga: Mobil Avanza Tabrak Siswa Saat Apel Pramuka di MTsN 1 Bojonegoro, 5 Korban Dirawat

Pihaknya mengimbau, agar masyarakat di sekitar bantaran Bengawan Solo tetap waspada. Karena sesuai perkiraan cuaca dari BMKG, curah hujan masih tinggi hingga bulan April mendatang.

“Cuaca extreme diprediksi akan terjadi hingga bulan april mendatang. Sehingga masyarakat kami minta untuk tetap waspada,” pungkasnya. (qom)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru