Sempat Surut Namun Banjir Lagi, Warga di Jombang Pilih Bertahan Meski Mulai Terkena Penyakit Gatal

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Seorang anak bermain air saat banjir di wilayah Mojoagung Jombang (Diana/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jombang - Banjir yang terjadi di Dusun Kebondalem, Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung kembali tinggi meski sebelumnya telah surut, warga setempat pilih bertahan dirumah masing-masing dengan keadaan rentan penyakit menyerang.

Warga setempat yang terdampak memilih tidak mengungsi meskipun permasalahan mulai dirasakan seperti resiko penyakit seperti gatal, reumatik (pegal-pegal), juga kebutuhan pokok kesehariannya.

Baca juga: Pemerintah dan PT SGN Gencarkan Percepatan Swasembada Gula Nasional di Jombang

Diketahui jika banjir yang sudah jadi langganan ini, kembali meninggidi area permukiman warga Dusun Kebondalem pada Kamis 7 Maret 2024 pukul 03.00 WIB dini hari, menyusul meluapnya kembali sungai gunting.

Diungkapkan salah satu warga setempat, Misteri (74) selain luapan air sungai gunting yang disebutnya ada air kiriman menjadi penyebab banjir, kondisi curah hujan tinggi juga berpengaruh.

"Air kiriman dari Wonosalam, sungai meluap ke permukiman warga. Saat ini ketinggian air di luar 1,3 meter dan di rumah sampai 60 centimeter," ungkapnya.

Baca juga: PT Smelting kembali Fasilitasi Pengurusan SPP-IRT untuk UMKM Desa Roomo Kabupaten Gresik
Terkait kebutuhan pokok yang harus dilakukan warga, Misteri mengatakan jika untuk makanan mengandalkan relawan, kemudia untuk keperluan minum, mandi, cuci baju menuju ke permukiman terdekat yang tidak banjir.

"Untuk cuci baju, minum airnya minta ke kampung sana yang tidak kebanjiran. Belum ada (bantuan pemerintah). Ada makanan dari orang lain, relawan kasih makanan ke kami," ujarnya.

Baca juga: Buang Limbah Ayam di Sungai Brantas, Pria Jombang ini Diamankan Polisi

Menurut Misteri saat ini warga terdampak banjir mulai mengeluhkan sakit, namun mereka tetap memilih bertahan dirumah masing-masing.

 "Sakit pegel linu, gatal-gatal mulai menyerang kami," tambahnya.

Terpisah, Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Syaiful Anwar mengatakan petugas dari Puskesmas Mojoagung dan Miagan telah diterjunkan ke posko untuk membantu korban banjir.

Baca juga: Pembunuh Perempuan di Jombang Ternyata Suami Sirinya

"Sudah kami tugaskan ke sana. Kami imbau warga untuk tetap menjaga kebersihan demi kesehatan. Mudah-mudahan semua diberikan kesehatan," kata dia.

Sejauh ini, dikatakan Syaiful, Dinas Kesehatan belum menerima laporan adanya korban yang terserang penyakit akibat banjir tersebut.

"Belum ada laporan, tapi saya cek lagi ya," kata Syaiful. (qom)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru