KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kantor Imigrasi kelas I Tanjung Perak Surabaya segera membuka layanan paspor di Icon Mall, Kota Gresik. Hal ini ditandai dengan penandatanganan MoU di Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Jumat (16/2).
Penantanganan Momorandum of Understanding (Mou) dilakukan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya, Verico Sandi dengan Yahya Wahono, CEO PT Raya Bumi Nusantara Permai (RBNP) pengelola Icon Mall. Ikut menyaksikan MoU, Kakanwil Kemenkumham Jatim.
Baca juga: Sahabat Mebel Gelar Furniture Fest di Icon Mall Gresik
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Verico Sandi mengatakan, layanan paspor dibuka di mal untuk lebih mendekatkan layanan kepada masyarakat.
"Kami hadir dengan harapan masyarakat lebih merasakan kemudahan pelayanan prima," ucap Verico Sandi.
Ia mengatakan, layanan paspor akan melayani masyarakat yang akan mengajukan paspor baru dan penggantian paspor. Dia mengimbau, masyarakat dapat memanfaatkan layanan yang disediakan tersebut.
"Layanan paspor merdeka tersedia bagi pengajuan paspor baru atau penggantian paspor," kata dia.
Baca juga: Iconland Property Tawarkan Promo Tahun Baru, Tempat Strategis di Pusat Kota Gresik
Dikatakan, layanan paspor pun dapat didapatkan masyarakat pada akhir pekan. Ia berharap layanan memudahkan masyarakat.
"Layanan paspor merdeka merupakan salah satu kegiatan memberi kemudahan kepada masyarakat pemohon paspor," kata dia.
CEO RBNP Yahya Wahono dalam keteranganya mengapresiasi langkah Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya yang membuka layanan ULP di Icon Mall.
Baca juga: Musim Liburan, Imigrasi Blitar Catat Kenaikan Permohonan Paspor
"Kami membuka pintu lebar kepada Imigrasi yang bersama sama memberikan layanan kepasa masyarakat khususnya pelayanan paspor di Icon Mall sekaligus memberi ruang yang nyaman di dalam mall," ujar Yahya Wahono.
Terpisah, GM Icon Mall, Aldy menjelaskan, Kantor ULP Imigrasi di Icon Mall akan menempati lahan seluas 179 meter persegi di lantai 2. Nantinya ruangan ULP Imigrasi terdiri atas ruang kantor, ruang perekaman, ruang tunggu dan pelayanan.
"Kantor ULP Imigrasi akan menempati areal selama 5 tahun. Saat ini disiapkan dan segera beroperasi dalam waktu dekat," tutup Aldy.(ris)
Editor : Abdul Aziz Qomar