KLIKJATIM.Com | Gresik – Polres Gresik bersama Dinas Kesehatan Gresik melakukan system pengamanan kota TFG (Tactical Floor Game) menghadapi kontijensi pandemi Covid-19 di Aula Parama Satwika 98 Polres Gresik.
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menjelaskan, TFG di Kabupaten Gresik akan memfokuskan jalan kota yang dilakukan penyekatan. “Kita fokuskan di sepanjang Jalan RA Kartini Kecamatan Kebomas, di sana banyak lokasi perbankan dan Swalayan yang menjual sembako, teknisnya nanti akan dilakukannya penyekatan di SP4 Sidomoro, SP4 GNI, SP5 Sukorame dan SP4 Kebomas sehingga dapat mengantisipasi kerusuhan agar tidak meluas, dan Rumah Sakit yang disiagakan adalah RS Semen Gresik dan Petrokimia Gresik,” katanya, Selasa, (7/4/2020).
Selain itu, polisi juga melakukan penyekatan di Polsek Jajaran. Polsek Rayon utara di Panceng, Rayon tengah di Exit Tol Romokalisari, Rayon barat di exit Tol Kebomas atau SP4 Bunder dan Rayon selatan di SP4 Legundi serta SP3 Boboh.
“Polres Gresik ada sepertiga kekuatan yang standby di Mako serta untuk Polsek juga ada personil yang standby minimal 2 personil, Reskrim dan Unit Patroli Sabhara agar tetap melaksanakan Patroli mobiling khususnya di perbatasan Gresik,” ujar Akpol tahun 2000 itu.
[irp]
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik drg. Saifuddin Ghozali mengatakan, pencegahan Covid-19 ini, pihaknya memberikan kesadaran masyarakat agar mau hidup bersih dan patuh kepada himbauan pemerintah. “Kami bekerja sama dengan kepolisian dalam melakukan tracking, siapun orang yang telah melakukan kontak dengan pasien positif covid-19 maka akan kita lakukan test swab, melakukan upaya tidak adanya kerumunan masyarakat, dan menyiapkan lokasi rehabilitasi untuk pasien positif Covid-19,” imbuhnya.
Menurut rencana, pasien positif akan dilakukan rehabilitasi di Desa Kambingan Kecamatan Cerme yang bisa menampung sebanyak 150 orang. “Namun lokasi tersebut melewati pemukiman warga maka kami mohon bantuan bapak Kapolres Gresik terkait antisipasi penolakan warga sekitar,” harapnya.
Lanjut Ghozali, pihaknya sudah memetakan bebrapa wilayah yang berada di Zona Merah Covid-19. Pemerintah akan melakukan pembatasan terhadap wilayah tersebut sampai dengan tingkat bawah.
[irp]
“Dan untuk kelengakapan APD kami masih berupaya untuk memenuhi, anggarannya sudah ada, namun kita masih kebingungan untuk membeli APD tersebut dimana karena saat ini stok habis dan terbatas,” pungkasnya. (iz/bro)
Editor : Redaksi