Baca juga: Program Pro Rakyat Digelontorkan, Calon Kades Lebaksari Bidik Kesejahteraan Merata
Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disperinaker Kabupaten Bojonegoro Slamet. "Naker yang bekerja di proyek JTB hanya tersisa 290 orang saja. Dan naker itu yang memiliki keahlian atau skill di bidang masing-masing," katanya.
Baca juga: Deklarasi Koalisi Masyarakat Tepi Hutan di Bojonegoro
Ia mengatakan, pekerjaan yang tidak memiliki skill atau tenaga kasar hanya tersisa 1 pekerja saja. Itupun berasal dari luar Bojonegoro. Bedasarkan laporan Pertamina EP Cepu Regional 4 Zona 12 per September 2023 lalu, terinci 122 naker lokal yang masih bekerja di JTB. Sisanya sebanyak 168 pekerja non lokal.
"Jumlah pekerjanya masih banyak yang berasal dari luar Bojonegoro," kata Slamet.
Slamet menjelaskan, sampai saat ini belum ada laporan terbaru dari PEPC atau perusahaan lainnya yang bergerak di bidang perminyakan. September 2023 itu, laporan terakhir.
"Hingga kini belum ada laporan naker terbaru," jelasnya. (ris)
Baca juga: Persiapan Haji Bojonegoro, Tiga Jamaah Wafat Jelang Keberangkatan
Baca juga: Akses Wotan–Sambongrejo Lumpuh, Jembatan Antar Desa di Bojonegoro Putus Akibat Erosi
Editor : M Nur Afifullah