Petrokimia Raih PROPER Emas Pengelolaan Lingkungan Tiga Kali Beruntun, Ternyata Ini yang Dilakukan

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Dirut PG, Dwi Satriyo Annurogo, (tujuh dari kiri), DOP PG, Digna Jatiningsih (enam dari kiri), DKU PG, Robby Setiabudi Madjid (tujuh dari kanan) beserta insan PG usai menerima Proper Emas di Jakarta (Dok/PG)

KLIKJATIM.Com | Jakarta – Petrokimia Gresik, salah satu anggota holding Pupuk Indonesia kembali mendapatkan penghargaan PROPER Emas untuk ketiga kali secara beruntun sejak 2021.

PROPER Emas merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia dalam pengelolaan lingkungan. Secara simbolis penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma'ruf Amin di Jakarta, Rabu 20 Desember 2023 kemarin.

Baca juga: Sekam Padi Asal Gresik Tembus Pasar Jepang hingga Timur Tengah

Usai menerima penghargaan, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang kembali diberikan Wapres dan KLHK kepada Petrokimia Gresik. Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan atau PROPER dengan kategori Emas ini merupakan yang ketiga diraih Petrokimia Gresik selama tiga tahun berturut-turut sejak tahun 2021.

Dwi berujar, PROPER Emas ini memang yang tertinggi, tapi upaya pengelolaan lingkungan yang dilakukan Petrokimia Gresik bukan berarti berhenti di titik ini. Komitmen ini harus terus ditingkatkan, karena semakin baik pengelolaan lingkungan hidup sebuah perusahaan, maka semakin banyak dampak positif yang bisa diberikan maupun didapatkan.

"Untuk itu, tiap tahunnya Petrokimia Gresik terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan dan diapresiasi melalui penghargaan PROPER Emas hingga ketiga kalinya," ujar Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, PROPER mendorong setiap aktivitas bisnis tidak sekadar pemenuhan ketaatan terhadap peraturan lingkungan hidup, tapi juga menjadi platform bagi praktik bisnis berkelanjutan dengan menerapkan prinsip ekonomi hijau. Kriteria penilaian PROPER tiap tahun kian kompleks mengikuti kebutuhan dan tuntutan zaman.

"Petrokimia Gresik sebagai anggota holding, senantiasa mendukung Pupuk Indonesia untuk menjadi perusahaan go internasional dengan mengedepankan wawasan lingkungan. Pencapaian PROPER Emas ini menjadi bukti jika pengembangan perusahaan selaras dengan kelestarian lingkungan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat," tutur Dwi Satriyo.

Dijelaskan, salah satu program andalan Petrokimia Gresik yang juga mendukung perusahaan memperoleh PROPER Emas adalah program Community Development (Comdev) Lingkungan Peternakan Sapi Terintegrasi (Literasi) yang ada di Desa Sumbersari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Baca juga: Proper Emas Kembali Diraih Petrokimia Gresik
Program ini kemudian bertransformasi menjadi Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S), terbukti tidak hanya membawa kesejahteraan anggota dan berdampak positif bagi pelestarian lingkungan, tapi juga mampu memberikan manfaat dan menginspirasi stakeholder pertanian maupun peternakan.

Baca juga: Ban Pecah di Jalur Pantura Gresik, Sopir Dump Truk Tewas usai Tabrakan dengan Truk Pipa Besi

Petrokimia Gresik sendiri telah melakukan pendampingan peternak sapi di Sumbersari ini sejak tahun 2018.

"Program ini sejak awal difokuskan pada peningkatan kapasitas pengelolaan ternak, penciptaan produk olahan limbah ternak, pengembangan usaha kelompok, serta penguatan manajemen kelompok. Kini terus berkembang menjadi pusat pembelajaran," beber Dwi Satriyo.

Selain itu, tambah Dwi Satriyo, Petrokimia Gresik juga memiliki sejumlah program untuk mewujudkan industri hijau. Antara lain melakukan efisiensi energi dengan sejumlah inovasi di pabrik dan pengelolaan limbah sesuai dengan peraturan yang dipersyaratkan Pemerintah. Kemudian penghematan konsumsi air seperti pemanfaatan Neutralized Water Effluent Treatment I untuk Pabrik AlF3, Purified Gypsum I dan II.

Diungkapkan, dalam menjalankan proses bisnis, Petrokimia selalu berupaya mengurangi dampak ke lingkungan, melalui program-program eco inovasi berdasarkan siklus LCA (Life-Cycle Assessment) dengan scope cradle to grave yaitu Pemasangan Cone Strainer untuk efisiensi energi, Perubahan Sistem Drift Eliminator untuk penghematan air dan Program Recovery Emisi Ammonia untuk penurunan beban emisi.

Baca juga: Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan, Polres Gresik Kawal Kunjungan Mentan Tinjau Gudang Bulog

"Program eco inovasi tersebut dapat mengurangi dampak water footprint, eutrofikasi, hujan asam dan cumulative energy demand. Melalui penerapan prinsip sirkular ekonomi, aktifitas inovasi tersebut menghasilkan penghematan hingga Rp314,6 miliar," terang Dwi.

Dia memastikan, capaian PROPER Emas ini akan memotivasi seluruh Insan Petrokimia Gresik untuk terus berinovasi menciptakan breakthrough di bidang pengelolaan lingkungan. Sehingga masyarakat semakin merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan.

"Dengan capaian ini, standardisasi Petrokimia Gresik dalam pengelolaan lingkungan juga akan terus ditingkatkan. Hal ini tentunya akan didorong dengan inovasi-inovasi untuk masa depan bersama lebih baik lagi," tutupnya. (qom)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru