PJ Bupati Bojonegoro Launching Aplikasi SRIKANDI, Ini Kegunaannya

klikjatim.com
Peluncuran Aplikasi SRIKANDI Pemkab Bojonegoro (Afif/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Di era globalisasi kali ini peran teknologi sudah massif digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk mempermudah pekerjaan yang dilakukan.

Dalam pemerintahan sendiri pun teknologi sudah mulai diaplikasikan dalam penyelenggaraan pemerintahan. 

Baca juga: BPH Migas Dorong Perluasan Jargas Bojonegoro, Baru 55 Persen Alokasi Gas Terserap

Hal ini yang menyebabkan perubahan sistem dan cara kerja pada suatu instansi untuk bertransformasi menjadi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE.

Untuk itu, pemerintah Kabupaten Bojonegoro melaunching Aplikasi Srikandi di Lingkungan Pemkab Bojonegoro yang diselenggarakan di Ballroom hotel Aston, Kamis (7/12/2023).

Kegiatan dihadiri oleh Pj Bupati Bojonegoro, Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia, Asisten dan Staff Ahli, Kepala OPD dan Camat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Eric Firdaus menyampaikan Aplikasi SRIKANDI adalah Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi yang bertujuan untuk melakukan inovasi dalam bidang kearsipan.

Baca juga: Air Bersih Mulai Sulit Didapat, Warga Bondol Dibantu 8.000 Liter dari Polisi

"Sehingga mempermudah dalam membuat verifikasi, tanda tangan dan mengirim naskah keluar, menerima naskah masuk serta mendisposisikan naskah yang diterima dimanapun dan kapanpun secara mudah dan cepat," ungkapnya.

Sedangkan maksud dan tujuan diselenggarakan Launching Aplikasi SRIKANDI ini adalah untuk meresmikan penggunaan Aplikasi SRIKANDI pada semua OPD dan Kecamatan di Lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, sekaligus mensosialisasikan penggunaan Aplikasi SRIKANDI dalam komunikasi dan koordinasi antar instansi dan pemerintah.

"Diharapkan dapat terwujud tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel, pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya dengan pengelolaan arsip secara elektronik yang mudah dan cepat," tambahnya.

Baca juga: Sekda Bojonegoro Sampaikan Nota Penjelasan Bupati atas Raperda Penanaman Modal di Paripurna DPRD
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah juga mengungkapkan, bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam keberhasilan penerapan Aplikasi Srikandi. Diantaranya adalah ada peran kolaborasi dan komitmen yang kuat dari seluruh stakeholder dilingkungan pemerintah yang berkaitan dengan tertib administrasi, transformasi digital, tertib arsib, dan penyelenggaraan SPBE.

Baca juga: Kesadaran Pedagang Naik, Rokok Ilegal Mulai Kehilangan Pasar di Bojonegoro

Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto menuturkan, banyak sekali keuntungan yang didapat dalam bekerja secara digital. Diantaranya adalah kerahasiaan dokumen yang lebih terjamin, karena dokumen pemerintahan sudah dalam bentuk digital, tidak lagi dalam bentuk fisik. 

"Selain itu kedisiplinan kita lebih terjaga, dimana digitalisasi dokumen pemerintahan membuat pejabat pemerintahan dalam mengeluarkan dokumen harus meneliti lebih jelas lagi agar tidak terjadi kesalahan. Itu merupakan manfaat positif dengan adanya digitalisasi dalam pelaksanaan pemerintahan," pungkasnya. (qom)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru