PDP Covid-19 Lamongan Meninggal Lagi, Pasien Masih Anak-anak

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Lamongan--Pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19 atau virus corona di Kabupaten Lamongan kembali meninggal, Minggu (5/4/2020). PDP yang meninggal ini masih anak-anak dengan usia 10 tahun.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr Taufiq mengatakan, PDP yang meninggal itu usai perjalanan dari Kabupaten Sidoarjo. Pasien juga sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit, namun tak lama kemudiam pasien meninggal dunia.

Baca juga: Sengketa Lahan Desa Belun, BPN Bojonegoro Tegaskan Keabsahan Sertifikat Ahli Waris

[irp]

"Pasien masih anak-anak usianya masih 10 tahun," katanya, di Lamongan, Minggu (5/4/2020).

Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro

Dijelaskan Taufiq, pasien berstatus PDP setelah perjalanan dari Sidoarjo yang masuk zona merah. Saat pulang pasien dalam kondisi sakit. Nah, karena pasien usai mengunjungi zona merah, sehingga berstatus PDP.

[irp]

Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir

"Setiap orang dengan kondisi sakit berat dan dari daerah terjangkit itu pasti kita masukkan kategori PDP,” terang Taufik.

Sementara itu, update terbaru kasus covid-19 per Minggu (5/4/2020) di Kabupaten Lamongan tercatat sebanyak 202 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 104 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 13 Positif Covid-19. Sehingga kabupaten Lamongan masuk zona merah di peringkat ketiga se-Jatim setelah Surabaya dan Sidoarjo. (bis/mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru