KLIKJATIM.Com | Gresik – Tak kurang dari 264 pasien Tuberculosis alias TB di Kabupaten Gresik pada semester I tahun 2023 ini tengah menjalani proses penyembuhan.
Dalam proses penyembuhan tersebut, PT Smelting menggandeng Human Initiative (HI) mendampingi mereka secara intensif melalui berbagai intervensi untuk mempercepat penyembuhan.
Baca juga: Pemkab Gresik Percepat Pemenuhan Kuota Sekolah Rakyat, LKSA Dilibatkan Jaring Siswa SD
Di tahun ketiga program pendampingan yang dicanangkan PT Smelting ini sebenarnya target intervensi pasien TB hanya 200 orang. Namun karena hasil dari screening dan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi disemester pertama program eliminasi TB tersebut, ada 264 pasien TB yang harus disembuhkan.
"Target 200 tapi yan diintervensi sampai semeter pertama mencapai 264 orang," ungkap Sri Utami, Koordinator program HI.
Baca juga: Program Pendampingan Penyembuhan Pasien TB Oleh PT Smelting Tahun Ini DiperluasNah selama prosesi penyembuhan dan pengobatan, 264 orang tersebut didampingi Smelting dan HI mengenai program hidup bersih dan sehat.
"Serta kami berikan makanan tambahan untuk pemenuhan gizi seimbang," imbuh Utami.
Baca juga: Bupati Gresik Dorong Industri Miliki TPST Mandiri, Beban TPA Ngipik Dinilai Kian Berat
264 orang tersebut tersebar di wilayah kerja 10 Puskesmas, antara lain Puskesmas Bungah, Sembayat, Manyar, Sukomulyo, Duduksampeyan, Nelayan, Alun-alun, Puskesmas Industri, Gending, dan Kebomas.
"Beberapa pasien yang juga memiliki rumah kurang memadai ventilasinya juga kami berikan bantuan perbaikan renovasi," imbuh Tami.
Baca juga: Ekspansi ke Kota Pudak, Wingstop Resmi Buka Gerai Perdana di Icon Mall Gresik
Sementara itu, Indra SW Junor, Section Manager General Affairs PT Smelting berharap Penerima Manfaat nantinya yang akan menjadi corong untuk menyebarluaskan informasi terkait TB.
“Sehingga akan semakin banyak masyarakat penderita tidak lagi malu atau menutup diri untuk menginformasikan dan berobat ke puskesmas terdekat, sehingga TB ini akan bisa segera bisa ditekan,” ujar Indra. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar