Perempuan Peternak Puyuh Dampit Ditemukan Tewas di Kebun Tebu

klikjatim.com
Petugas rumah sakit saat mengevakuasi jasad korban pembunuhan di kebun tebu di Desa Jambangan Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

KLIKJATIM.Com | Malang - Seorang perempuan peternak puyuh asal Dampit, Malang ditemukan tak bernyawa di sebuah kebun tebu di Dusun Sumbersari, Desa Jambangan Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Suliani (40), warga RT 01/RW 05 Desa Pamotan, Kecamatan Dampit Kabupaten Malang ditemukan tewas sekitar pukul 06.00.

[irp]

Baca juga: Apresiasi Perjuangan Atlet, KONI Sampang Guyur Reward bagi Peraih Medali Porprov Jatim 2025

Korban pertama kali ditemukan oleh Sumali, warga Desa Jambangan, Kecamatan Dampit. Saat itu saksi sedang berjalan menuju sawah, pandangannya tertuju pada sesosok tubuh tergeletak di tengah kebun tebu yang berbatasan dengan kebun tanaman sengon. Penasaran dengan itu, saksi mendatangi dan menemukan tubuh Suliani yang masih mengenakan pakaian lengkap terbujur kaku.

[irp]

"Tahu ada mayat, saya mengabari Ngatini, tetangganya di Desa Jambangan dan Sukirno Perangkat Dusun setempat," kata Sumali.Temuan itu diteruskan ke Polsek Dampit dan Polres Malang. Polisi yang mendapat laporan lantas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga meminta keterangan tiga orang warga Dusun Sumbersari yang menemukan korban. Dalam pemeriksaan, korban ternyata warga Desa Pamotan, yang berjaral 4 Km dari Desa Jambangan.

Baca juga: Peringati Hari K3 Internasional, Pelindo Multi Terminal Berbagi Strategi Keselamatan Kerja di Forum Global USU-USM

"Betul, korban adalah warga Desa Pamotan, RT 01 RW 05. Bbeberapa bulan yang lalu korban baru pulang dari luar negeri,” ujar Gatot, Sekdes Pamotan.

[irp]

Baca juga: Terima Kunjungan Kaskogartap III/Surabaya, Bupati Yes Komitmen Perkuat Sinergi Keamanan dan Potensi Agro-Maritim

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo saat dikonfirmasi menduga Suliani menjadi korban pembunuhan. Itu didasarkan atas pemeriksaan ada luka robek dibagian belakang telinga dan luka memar dibagian belakang di tubuh korban. Kedua luka itu diduga akibat sayatan benda tajam.

"Untuk memastikannya, korban kami evakuasi ke kamar mayat RS Saiful Anwar Malang agar dilakukan otopsi. ,” kata mantan Kasatreskrim Polres Gresik ini. (jtm/hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru