KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Seorang pria saat hendak memasang atap Reng rumah yang terbuat dari galvalum tersengat oleh aliran listrik. Pria tersebut Tono, yang saat itu memasang galvalum di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (20/7/2023) siang.
Berdasarkan informasi yang diterima, kronologi bermula saat Tono warga Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas tersebut hendak memasang reng terakhir pada rumah yang sudah hampir jadi. Namun, reng tersebut berjarak sekitar 1 meter dengan kabel induk milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang melintang di depan rumah tersebut.
Baca juga: Pastikan Kualitas Infrastruktur Desa, Wabup Bojonegoro Sidak Empat Proyek BKKD
Tanpa sadar, ternyata Tono tersengat listrik yang memiliki tegangan tinggi itu. Hingga akhirnya membuat dirinya tergeletak diatas atap rumah yang ia bangun 3 tukang tersebut.
Selanjutnya, warga setempat melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bojonegoro. Usai mendapatkan laporan, pihak Damkar langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) bersama sejumlah personel untuk melakukan evakuasi terhadap korban.
Baca juga: Pemkab Bojonegoro Berencana Tambah Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak HuniKabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kabupaten Bojonegoro, Helmi Alifikri mengungkapkan, usai mendapatkan laporan dari warga, pihaknya bersama sejumlah personel damkar langsung bergegas menuju ke TKP untuk melakukan evakuasi.
Baca juga: Dua Terduga Pencuri Kabel di Bojonegoro Diamankan Polisi dan Warga, Satu Pelaku Kabur
“Kami langsung ke lokasi dan mengevakuasi korban, dengan dibantu warga setempat. Alhamdulillah korban masih selamat,” ungkap Helmi saat dilokasi.
Proses evakuasi, berjalan selama kurang lebih satu jam. Selain itu, proses penyelamatan juga sangat dramatis, karena tempatnya yang lumayan sulit dijangkau sehingga petugas melakukan evakuasi menggunakan tandu dan di kerek hingga bawah.
Baca juga: Innova Oleng dan Hantam Truk Trailer di Jalur Bojonegoro–Babat, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
“Kejadian pukul 11.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB korban diturunkan, dan proses evakuasi lumayan sulit, karena rumahnya masih belum jadi dan perlu hati-hati dalam prosesnya,” jelasnya.
Selanjutnya, usai berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk mendapatkan pertolongan dari medis. (qom)
Editor : M Nur Afifullah