Proses Pemindahan Tugu Manyar Gresik Didahului Doa Bersama Dipimpin Sejumlah Ulama

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Sejumlah warga Manyar Kompleks berkumpul untuk berdoa bersama sebelum pemindahan Tugu Manyar Gresik dimulai (Dok)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Proses pelebaran Jalan Raya Manyar Gresik mengharuskan Tugu Manyar yang selama ini menjadi tetenger Manyar Kompleks harus direlokasi (dipindah).

Proses pemindahan Tugu yang menandai Desa Manyarejo, Manyar Sidomukti dan Manyar Sidorukun tersebut dimulai pada hari ini, Minggu (09/07/2023) dengan didahului doa bersama yang dipimpin para tokoh agama dan masyarakat Manyar.

Baca juga: Fasilitas IPAL Belum Sesuai Standar, Operasional Dapur MBG di Kabupaten Gresik Dievaluasi

Camat Manyar Zainul Arifin mengatakan, saat ini proses pemindahan Tugu Manyar dimulai dengan Seremonial dan doa bersama.

"Lalu dilanjutkan besok, tadi seremonial dan doa bersamanya saja," ujar Zainul.

Menurut Zainul, tahapan awal pemindahan Tugu Manyar yaitu dilakukan pengerukan terlebih dahulu. Waktu yang dibutuhkan kira-kira 2 minggu.

Baca juga: Okupansi Hotel Santika Gresik Penuh Saat Gelaran Haul Habib Abu Bakar Assegaf

"Ini nantinya akan dipindahkan di median jalan (pemisah fisik jalur lalu lintas), kurang lebih bergeser sejauh 3,25 meter dari area Tugu Manyar berdiri. Akan diperbagus juga, jadi tidak membangun baru, namun memindah," jelas dia.

Baca juga: Cegah Stunting Sejak Dini, 25 Warga Manyar Gresik Dilatih Dampingi Warga
Sebagaimana diketahui, Jalan Raya Manyar akan diperlebar hingga dua lajur.

Tampak para tokoh agama hadir dan memimpin doa bersama untuk pemindahan Tugu Manyar tersebut. Diantaranya KH Azhar Shoheh, KH Hamam Zahid, KH Khoirul Atho', KH Zainur Rosyid, KH Suhaili Idris dan lainnya.

Baca juga: Prioritaskan Jalan Poros Desa, Pemkab dan DPRD Gresik Siapkan Penanganan Bertahap

Menurut salah satu tokoh masyarakat di Desa Manyar, Kyai Haji Azhar Shoheh, Tugu Manyar ini sudah berdiri sejak 75 tahun yang lalu.

"Dulunya tugu ini dibangun oleh tokoh alim terdahulu, salah satunya mbah Kyai Sahlan dan tokoh agama lainnya. harapannya desa ini aman dari pencuri dan perampok," bebernya. (qom)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru