KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Warganet ramai memperbincankan video yang diunggah oleh akun instagram @andreli_48.
Baca juga: Wabup Ahmad Baharudin Ditunjuk Jadi Plt Bupati Tulungagung
Dalam video itu nampak nenek Rukmi, warga desa Ringinpitu Kecamatan Kedungwaru Tulungagung, yang dikisahkan tinggal sebatang kara dan apesnya lagi, nenek ini kehilangan rumahnya yang dijual oleh orang lain.
Video ini menjadi viral dan mendapatkan respon banyak pihak, tak terkecuali polisi.
Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Kedungwaru, AKP Edi Santoso.
Edi mengakui, unggahan itu mendapatkan respon Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto yang langsung memerintahkan anggotanya untuk menelusuri kebenaran video tersebut.
Tidak hanya memastikan kebenarannya, anggotanya juga sudah menyalurkan Bansos dari Kapolres Tulungagung untuk Nenek Rukmi.
"Kemarin sudah kita berikan batuan sosial dari Kapolres mas, langsung kepada yang bersangkutan disaksikan anak angkat dan tetangga," ujarnya pada Selasa (16/05/2023).
Edi menjelaskan, penyaluran Bansos dari polisi dilakukan pada Senin (15/05/2023) kemarin.
Bansos kemudian disalurkan langsung kepada yang bersangkutan dengan didampingi oleh tetangga dan anak angkat ibu Rukmi.
"Penyalurannya kemarin mas, Senin," jelasnya.
Menurutnya, Nenek Rukmi sehari - hari memang tinggal sebatang kara tetapi anak angkat yang tinggal di satu desa yang sama dan tetangganya selama ini memberikan perhatian kepadanya.
Baca juga: Bobol Tembok Minimarket di Tulungagung, Komplotan Pencuri Sikat Barang Senilai Rp 92 Juta
Edi menambahkan, pihak desa sendiri selama ini juga memberikan perhatian dengan memberikan bantuan setiap bulan.
"Bahkan pihak desa juga sudah memberikan perhatian dengan memberikan bantuan setipa bulan," jelasnya.
Selain itu pihaknya juga mendalami kabar soal tanah milik Nenek Rukmi yang dijual oleh orang lain.
Edi memastikan kabar itu tidak benar, sebab kemungkinan tanah miliknya memang sebagian sudah dijual untuk menghidupi dan merawatnya selama ini.
"itu tidka benar mas, dijualnya mungkin sudah lama ya untuk biaya hidupnya, kemudian sama yang beli juga tidak diusir," jelasnya. (yud)
Baca juga: Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
Editor : Iman