Baca juga: 41 Rumah Warga Rejotangan Tulungagung Rusak Akibat Angin Puting Beliung
Dalam video berdurasi singkat itu, Si pengemis menunjukkan ekspresi marah dan menggebrak bagian belakang mobil dan bagian samping kemudi, bahkan pelaku sempat menempelkan wajahnya di kaca bagian kanan tempat kemudi untuk meneror pengemudi.
Pasca viralnya video itu, Satpol PP Tulungagung langsung turun dan terus melakukan razia, namun belum membuahkan hasil.
Dalam dua hari terakhir ini, Satpol PP Tulungagung bisa mengamankan 12 Gepeng dari sejumlah lokasi.
Hal ini disampaikan oleh Kabid Trantibum Satpol PP Tulungagung, Agung Setyo Widodo.
Agung mengatakan, mereka adalah pengemis dan pengamen yang diamankan kali ini biasa mangkal di sejumlah persimpangan lampu merah.
" Mayoritas berasal dari luar daerah bukan asli Tulungagung," ujar Agung Setyo Widodo pada Jumat (05/05/2023).
Agung mengungkapkan, razia ini dilakukan sebagai wujud dari respon atas aduan masyarakat yang resah dengan keberadaan pengamen, apalagi yang kerap marah dan menakut - nakuti pengguna jalan.
"Kita juga masih melakukan pencarian terhadap oknum pengamen yang viral di media sosial tersebut," tuturnya.
Baca juga: 200 Tukang Becak Tulungagung Terima Becak Listrik
Sementara itu, salah satu pengamen yang terjaring razia, Suwito (48) warga Kediri.
Suwito mengaku sudah satu tahun mengamen dengan menggunakan kostum di Tulungagung.
Dirinya mengaku bisa mendapatkan uang hingga Rp 200 ribu setiap harinya, jumlah tersebut meningkat hingga dua kali lipat saat bulan ramadhan.
"Di Tulungagung banyak orang yang mengasih uang dibanding dengan daerah lain," pungkasnya. (yud)
Baca juga: Puluhan Rumah di Tulungagung Porak Poranda Diterjang Puting Beliung
Editor : Iman