Enam Hari Terseret Ombak, Pemancing di Pantai Coro Ditemukan Meninggal Dunia

klikjatim.com
Basarnas Trenggalek saat melakukan evakuasi jenazah pemancing yang tewas terseret ombak Pantai Coro. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.COM | TULUNGAGUNG - Basarnas Trenggalek akhirnya berhasil menemukan jenazah Ravik Yanuar, 25, pemancing yang tewas terseret ombak Pantai Coro. Warga Desa Campurdarat, Kabupaten Tulungagung ini dikabarkan hilang sejak Kamis (26/4/2023) lalu.

Jenazah korban ditemukan sekitar 200 meter dari tempat korban terkahir terlihat di Tebing Banyu amulok.

Baca juga: Tarik Joran Pancing Kena Aliran Listrik, Pemancing Tulungagung Meregang Nyawa

Komandan Ops Basarnas Trenggalek Imam Nahrowi mengatakan, Selasa (02/05/ 2023) kemarin, korban ditemukan dan langsung dievakuasi.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh para nelayan di tepi pantai yang mencurigai adanya sosok yang mengapung. Kemudian saat didekati ternyata itu adalah jenazah pemancing yang hilang.

"Kami bergegas ke lokasi setelah menerima pemberitahuan, kemudian kami lakukan evakuasi," kata Imam Nahrowi.

Baca juga: Bahayakan Keselamatan, Tim Gabungan Tulungagung Pasang Perangkap Buaya

Evakuasi dilakukan melalui jalan pesisir Popoh, karena medan yang lebih mudah dan akses yang lebih mudah dibandingkan dengan lokasi lain.

Setelah korban dievakuasi, kemudian korban dibawa ke kamar mayat RSUD dr Iskak guna visum dan pendeteksian sidik jarinya.

Baca juga: Tak Datang di Rapat, Ternyata Wakil Kepala Stasiun Tulungagung Meregang Nyawa di Kamar Kos

Sekedar diketahui, pemancing bernama Ravik Yanuar Rianto, 25, warga Kecamatan Campurdarat, dikabarkan terjatuh ke laut lepas saat mencari ikan di Tebing Banyu Mulok.

Korban berangkat bersama dengan teman-temannya, namun memilih lokasi terpisah untuk mencari ikan, sehingga tidak ada yang menolong saat terjatuh dan tersapu ombak. (*/rtn)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru