Warga Sumuragung Bojonegoro Tuntut Transparansi Pengelolaan Tambang

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Warga Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno mendatangi kantor desa, Jumat (3/1/2023). Mereka menuntut transparansi operasi tambang galian C di desa.

Sebelumnya warga sudah meluruk kantor desa pada 19 Januari 2023 lalu. Namun, hasil mediasi antara warga, pemerintah desa dan PT Wira Bumi Sejati selalu operator tambang belum ada titik temu.

"Ini pertemuan atau mediasi yang kedua. Janjinya di pertemuan kedua ini kami dijanjikan akan ditemukan dengan pihak operator dan pihak yang mengurusi perizinan. Tapi nyatanya tidak ada yang hadir, jadi percuma pertemuan ini," kata Ahmad Imron, warga Desa Sumuragung.

Imron mengatakan, ada tiga tuntutan warga kepada pemerintah desa dan PT Wira Bumi Sejati selalu operator. Pertama, warga meminta tambang di Desa Sumuragung ditutup permanen. Kedua, warga meminta operator membangun jalan poros desa yang rusak akibat dilalui truk.

"Ketiga, kami meminta transparansi dana kompensasi ke desa dari operator tambang. Sebab, sampai sekarang warga tidak ada yang tahu ada atau tidak dana kompensasinya itu," ungkapnya.

Sebagai perwakilan warga, Imron menegaskan memberikan waktu kepada pemerintah desa, operator dan pihak terkait lainnya untuk membuat pertemuan.

"Jika tidak, warga akan menempuh jalur hukum," tegas dia.

Terpisah, Kades Sumuragung, Matasim mengatakan, persoalan tambang yang kini dipermasalahkan warganya telah dikomunikasikan melalui Pemerintah Kecamatan Baureno.

"Kami kordinasinya lewat kecamatan, jadi kami kordinasnya lewat situ," ujarnya.

Ditanya terkait tuntutan warga terkait keberadaan tambang, Matasim akan menyelesaikannya melalui musyawarah desa (musdes) bersama masyarakat, tokoh agama, BPD dan lain sebagainya.

"Sekali lagi kami melakukan kordinasi tambang ini hanya di kecamatan, dan rencana kedepan, kami akan Musdes bersama tokoh agama, BPD dan lainnya," pungkasnya.(mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru