PKB Bagikan Sembako kepada Warga Terdampak Covid-19 di Gresik

klikjatim.com
Ketua DPC PKB Gresik, M Qosim didampingi anggota f-PKB Fandi Akhmad Yani (kiri) menyerahkan beras secara simbolis. (Koinul Mistono/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Pandemi coronavirus disease 2019 (covid-19) atau virus corona yang sedang melanda Indonesia terus diantisipasi. Berbagai kalangan ikut memberikan perhatian mulai dari penyemprotan disinfektan hingga pembagian alat pelindung diri (APD) dan sembako.

Hal ini salah satunya dilakukan oleh DPC PKB Gresik. Proses penyerahan berlangsung secara simbolis di Kantor PKB jalan R.A Kartini Gresik kepada para sopir angkutan kota (angkot), Selasa (31/3/2020).

Baca juga: Sengketa Lahan Desa Belun, BPN Bojonegoro Tegaskan Keabsahan Sertifikat Ahli Waris

"Yang kami beri sembako ini para sopir angkot dan anggota koperasi alfarisi. Karena mereka yang selama ini terdampak langsung dari imbas covid-19 ini," kata Ketua DPC PKB Gresik, Mohammad Qosim didampingi anggota f-PKB saat menyerahkan beras secara simbolis.

[irp]

Pemberian bantuan ini sebagai bentuk keprihatinan PKB menyikapi situasi covid-19 yang sedang melanda Indonesia. Terutama di Kabupaten Gresik.

Dijelaskan, kegiatan ini sesuai arahan dari pengurus pusat. Nantinya juga akan ditindaklanjuti sampai di tingkat PAC untuk bersama-sama ikut peduli.

Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro

Selain pemberian sembako, pihaknya juga menyemprotkan disinfektan dan pembagian masker gratis. Adapun beras yang dibagikan masing-masing 5 kilogram.

Fandi Akhmad Yani, anggota f-PKB menambahkan, total bantuan berupa beras yang disediakan mencapai sebanyak 4 ton. Rencananya dibagikan kepada masyarakat Gresik yang terdampak langsung dengan covid-19. Seperti PKL, tukang ojek, abang becak, sopir angkot maupun sopir taksi dan lain sebagainya.

[irp]

Baca juga: UU PPRT Ubah Relasi Kerja PRT Jadi Lebih Profesional dan Bermartabat

"Sopir angkot ini berdampak langsung, sumber penghasilan mereka berkurang menyusul adanya pandemi covid-19. Karena anak-anak sekolah libur. Begitu juga bagi teman-teman koperasi alfarisi, mereka terpaksa tidak beroperasi karena saat ini ziarah ke makam wali di Gresik juga tutup," imbuh politisi yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Gresik tersebut.

"Teknis penyerahan bantuan akan diserahkan kepada ketua paguyuban untuk mengindari kerumunan," tambahnya. (nul/roh)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru