Narapidana Teroris Umar Patek Bebas Bersyarat

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo - Narapidana teroris Hisyam bin Alizein Alias Umar Patek dikeluarkan dari Lapas  Kelas I Surabaya atau Lapas Porong Sidoarjo, Rabu (7/12/2022). 

Ia keluar lapas dengan program pembebasan bersyarat dan mulai hari ini sudah beralih status dari Narapidana menjadi Klien Pemasyarakatan Bapas   Surabaya dan wajib mengikuti program pembimbingan sampai dengan 29 April 2030. Apabila sampai dengan masa itu terjadi pelanggaran, maka hak bersyaratnya akan dicabut.

Baca juga: Hadiri Penyerahan Remisi HUT Ke-81 RI di Lapas Porong, Sekdaprov Jatim sebut Remisi Titik Balik Warga Binaan

"Program PB yang diberikan merupakan hak bersyarat yang diberikan kepada seluruh narapidana yang  telah memenuhi persyaratan adminstratif dan substanstif antara lain : sudah menjalankan dua pertiga masa pidana, berkelakuan baik, telah mengikuti program pembinaan  dan telah menunjukan penurunan risiko seperti yang tercantum dalam undang-undang No.22 Tahun 2022 tentang pemasyarakatan," terang Koordinator Humas dan Protokol Ditjenpas Rika Aprianti.

Baca juga: DPRD dan Pemkab Sidoarjo Setujui Perubahan KUA PPAS 2026

Ia menambahkan, persyaratan khusus yang telah dipenuhi oleh Umar Patek adalah telah mengikuti program pembinaan deradikalissi dan telah berikrar setia NKRI.

"Pemberian PB kepada Umar Patek juga telah direkomendasikan Badan Nasional Penangulangan Teroris (BNPT) dan Detasemen Khusus 88," imbuhnya.(mkr) 

Baca juga: Dugaan Pencemaran Limbah Lippo Plaza Disorot DPRD Sidoarjo, Dokumen Perizinan Diminta

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru