Mereka yang menyumbangkan medali emas yakni, Annisa Nur Kamila dari SLBN Gedangan Sidoarjo dengan bidang keterampilan Kecantikan, Akbar Setiawan SLBN Pandaan Kabupaten Pasuruan dengan bidang keterampilan Hantaran, dan Rosadatul Kibtiyah dari SMALBN Bondowoso dengan bidang keterampilan menjahit.
Selanjutnya medali perak diraih oleh Wahyu Wulandari dari SLBN Pembina Tingkat Nasional Bagian C Kabupaten Malang dengan bidang keterampilan membatik, dan Reza Abdul dari SLBN pandaan Kabupaten Pasuruan dengan bidang keterampilan merangkai bunga.

Atas prestasi membanggakan ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa bangganya, dan juga memuji semangat serta motivasi anak-anak istimewa dalam berkompetisi. Menurutnya, di tengah keterbatasan dan kekurangan secara fisik yang dimiliki, siswa berkebutuhan khusus mampu menunjukkan jiwa kompetitifnya.
"Anak-anak ini tak kenal lelah dalam mengembangkan minat, bakat dan prestasi. Mereka terus belajar dan berani berkompetisi, ini yang harus kita tiru, mereka anak-anak Jawa Timur yang hebat," ujar Khofifah, Senen (14/11/2022).
Khofifah menyebut jika prestasi ini buah dari kerja keras semua pihak, baik guru maupun kepala sekolah yang memberikan pembinaan secara matang kepada siswa. Tentu para orang tua yang juga luar biasa. Bahkan, beberapa sekolah meminta pihak industri untuk mendampingi latihan siswa secara langsung.
“Selamat untuk anak-anakku, terima kasih atas dedikasi luar biasa yang diberikan. Termasuk guru, kepala sekolah dan juga orang tua. Terima kasih telah mengharumkan nawa Jawa Timur di kancah nasional,” katanya.
Ia menegaskan bahwa capaian Jatim sebagai Juara Umum LKSN PDBK ini melengkapi prestasi membanggakan yang sebelumnya juga telah diraih.
Dimana Jatim telah meraih Juara Umum Olimpiade Sains Nasional selama tiga tahun berturut-turut yaitu tahun 2020, 2021 dan juga 2022. Tidak hanya itu Jatim tahun ini juga berhasil menyabet dan Juara Umum Kompetisi Sain Madrasah.
“Artinya, lengkap sudah kebahagiaan Jawa Timur khususnya untuk bidang pendidikan. Di Tiga ajang bergengsi mulai OSN, KSN dan kali ini LKSN PDBK, Jatim yang menjadi Juara Umum. Alhamdulillah, Alhamdulillah Alhamdulillah,” pungkasnya.
Di sisi lain Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi menambahkan kematangan penampilan siswa tidak lepas dari hasil proses seleksi yang diadakan di tingkat kab/kota hingga provinsi yang melibatkan juri dari berbagai profesi, seperti dari industri, praktisi dan akademisi.
"Para siswa ini banyak melakukan latihan, di samping itu mereka juga sudah menerapkan vokasi istimewa. Sehingga dapat mematangkan keterampilan yang dimiliki siswa," tandasnya.(mkr)
Editor : Redaksi