Ponpes di Gresik Jadi Sasaran Penyemprotan Disinfektan

klikjatim.com
Mobil DPD Nasdem Gresik saat melakukan penyemprotan disinfektan di Ponpes Mambaus Sholihin Suci, Gresik. (Miftahul Faiz/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Corona Virus disease atau Covid-19 tak menutup kemungkinan juga menyebar di pondok pesantren. Hal tersebut membuat DPD Partai Nasdem Gresik tergerak membantu mencegahnya dengan melakukan penyemprotan disinfektan di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin, Desa Suci, Kecamatan Manyar, pada Kamis (26/3/2020).

Baca juga: KEK Gresik Makin Diminati Investor, Pemerintah Siapkan Perluasan Kawasan

Ponpes asuhan KH. Masbuhin Faqih itu diserbu petugas penyemprotan dari DPD Partai Nasdem Gresik. Seluruh ruang santri putra maupun santri putri disemprot disinfektan.

“Kegiatan penyemprotan disinfektan ini adalah hari kedua dari kegiatan yang kami lakukan. Semoga membawa berkah bagi kami dan makin diterima di hati rakyat,” ungkap Sekretaris DPD Nasdem Gresik, Musa.

Dikatakan Musa, bukan hanya ponpes yang dibantu penyemprotan disinfektan. Namun, mushola dan masjid juga dibantu penyemprotan disinfektan. Sehari sebelumnya, beberapa perkantoran wartawan, pelabuhan Gresik dan kapal penumpang tujuan Pulau Bawean juga disemprot disinfektan untuk mencegah penyebaran covid-19. 

“Kami juga melakukan penyemprotan disinfektan di Kampung Satelit dan Pasar  Manyar,” imbuh dia.

[irp]

Baca juga: Polres Jember Tangani 25 Kasus Narkoba, Jaringan Peredaran hingga Bali Terbongkar

Sedangkan ponpes lainnya yang dilakukan penyemprotan disinfektan yakni Ponpes Al-Islah dan Ponpes Qimaruddin di Kecamatan Bungah. 

Selain langkah konkrit melakukan penyemprotan disinfektan secara gratis, Musa mengaku melalui Fraksi Nasdem DPRD Gresik juga mendesak Pemkab Gresik melakukan mitigasi dengan melibatkan semua pihak dalM memerangi wabah Covid-19 ini. Baik pemerintah, swasta dan aparat terkait. “Perlu kontribusi semua pihak untuk mitigasi dan tindakan preventif meminimalisir dampak Covid- 19," tandasnya.

[irp]

Baca juga: Turun ke Sawah Lewat Program Medhayoh, Bupati Setyo Wahono Semangati Ibu-Ibu Tani di Ngraho

Selain itu, lanjut Musa, anggaran untuk program for zero corona ini semestinya bisa diambilkan dana CSR perusahaan atau anggaran kunker DPRD maupun pejabat pemerintahan daerah. (iz/bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru