KLIKJATIM.Com | Gresik —Event pasar malam di Gresik bertajuk Jambore UMKM yang diselenggarakan di GKB Convex ramai diserbu pengunjung.
Hal ini menandakan kerinduan masyarakat akan adanya hiburan murah dan ramai seperti pasar malam di Gresik sangat kuat, setelah dua tahun vakum karena pembatasan - pembatasan mobilitas.
Baca juga: Terseret Pancing ke Tengah Tambak, Pria di Menganti Ditemukan Meninggal Dunia Setelah 5 Jam Dicari
Gelaran pasar rakyat yang digelar 29 Juli hingga 07 Agustus ini menurut beberapa pedagang yang berpartisipasi cukup memberikan keuntungan.
Salah satu pedagang di acara tersebut, Barca mengaku mendapatkan omset Rp1,5 - 2 juta per hari, setiap kali buka mulai pukul 16.00 WIB hingg 22.00 WIB.
"Kalau hari libur, Sabtu - Minggu kemarin itu bisa 3 sampai empat juta," kata Pedagang pentol ini.
Barca mengaku tidak hanya membuka dagangan pentol, dia juga menyediakan minuman yang juga cukup laris.
Baca juga: Semen Gresik Raih Top Brand Award 2026, Bukti Kepercayaan Konsumen Tetap Kuat
"Kalau omset yang saya sebutkan tadi dari pentol saja, itu omset kotor, kalau laba bersih ya sekitar tiga puluh persen dari omset," katanya.
Erwin, salah satu pengunjung mengaku merasa cukup terhibur dengan event tersebut. Dia yang datang dengan istri dan anaknya menyebut event seperti itu ditunggu masyarakat.
"Sudah lama tidak ada beginian, ada wahana permainan yang disukai anak-anak," imbuhnya.
Baca juga: BLT DBHCHT Gresik Sasar Buruh hingga Petani Tembakau, Masing-masing Terima Rp900 Ribu
Sementara itu, Plt Kepala Diskoperindag Kabupaten Gresik Malahatul Fardah menyebut, kegiatan pameran UMKM bertajuk jambore itu bisa jadi pemicu kebangkitan ekonomi.
"Bisa jadi wahana mengenalkan produk kepada masalah oleh pelaku usaha," tutur Fardah saat pembukaan event tersebut. (yud)
Editor : Abdul Aziz Qomar