KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Sudah dua bulan hilang di Bengawan Solo, akhirnya seorang PNS di BNN NTB ini ditemukan meninggal dunia setelah mengapung di sungai Bengawan Solo tepatnya di Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro.
Baca juga: Pemkab Bojonegoro Imbau ASN Konsumsi Produk Lokal Melalui GASPOL
Temuan itu dilaporkan oleh Trantib setempat kepada Badan Penenggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Kamis (14/7/2022) pagi dengan kondisi mengenaskan, sebagian besar kulit telah lepas dan membengkak, telah terkonfirmasi oleh pihak keluarga.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bojonegoro, Ardhian Orianto mengatakan, untuk identitas sendiri bernama Ahmat Taufiq (31), salah satu PNS BNN, dia asal Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor yang hilang diduga tenggelam di sungai bengawan Solo setempat.
"Untuk identitas sendiri sesuai dengan yang hilang teggelam sekitar 2 bulan lalu," kata Kalaksa BPBD Kabupaten Bojonegoro.
Menurutnya, korban ditemukan di Bengawan Solo turut Desa Kedungprimpen Kecamatan Kanor yang mana, korban adalah Ahmat Taufik yang dilaporkan hilang pada 23 Mei 2022 lalu.
Baca juga: Polres Bojonegoro Beri Pemahaman Pelajar Melek Teknologi Digital
"Itu berdasarkan ciri fisik, struktur gigi yang diidentifikasi oleh kakak korban. Selanjutnya jenazah diserahterimakan ke keluarga korban untuk dimakamkan," pungkasnya. (yud)
Editor : M Nur Afifullah