KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Anggota Polsek Sumbergempol bersama dengan Tim INAFIS Polres Tulungagung mendatangi rumah NK (47) warga Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.
Baca juga: Tarik Joran Pancing Kena Aliran Listrik, Pemancing Tulungagung Meregang Nyawa
Polisi mendatangi rumah tersebut pada Senin(20/06/2022) malam, setelah mendapati laporan penemuan orang meninggal dunia di dalam rumah.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Anshori mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi orang meninggal dunia sekitar pukul 21.30 WIB.
"Kita dapat informasi kemarin pukul 21.30 WIB, kemudian kita lakukan pendalaman di lokasi kejadian,"ujarnya pada Selasa(21/06/2022).
Pasca menerima informasi tersebut, kemudian pihaknya melakukan koordinasi dan olah TKP serta meminta keterangan saksi di lokasi kejadian.
"Kita datang ke lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi,"terangnya.
Anshori menjelaskan, orang pertama yang mengetahui kejadian ini adalah tetangg korban.
Baca juga: Bahayakan Keselamatan, Tim Gabungan Tulungagung Pasang Perangkap Buaya
Saat itu tetangga korban curiga dengan keberadaan korban yang tak kelihatan sejak 2 hari terakhir.
Kemudian tetangga korban mencoba mengetuk pintu dan berteriak memanggil nama korban, namun tak ada respon.
Tetangga korban yang curiga, kemudian mengintip dari jendela kamar dan mendapati kedua kaki korban di lantai dan korban tidak merespon saat dipanggil.
"Pas digedor pintunya tidak ada jawaban,kemudian saat diintip terlihat kaki korban ini dan saat dipanggil panggil ndak ada jawaban, kemudian akhirnya saksi menghubungi keluarga korban dan mendobrak pintunya,"jelas Anshori.
Baca juga: Tak Datang di Rapat, Ternyata Wakil Kepala Stasiun Tulungagung Meregang Nyawa di Kamar Kos
Anshori menjelaskan, selama ini korban tinggal sendiri, sedangkan istri korban bekerja di luar kota dan anak korban menempuh pendidikan di luar kota.
Polisi menduga, korban meninggal karena sakit hipertensi nya kambuh, apalagi tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan di tubuh korban.
"Korban diduga meninggal karena sakitnya kambuh," pungkasnya.(mkr)
Editor : Iman