KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Pada awal bulan Juni 2022 ini Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, menemukan 12 warga Tulungagung yang positif chikungunya.
Baca juga: Satpol PP Tertidur Usai Miras, Maling Bebas Checkout Barang Disbudpar Tulungagung
Temuan tersebut merupakan temuan paling banyak dalam tahun ini, mengingat sepanjang bulan Januari 2022 hingga bulan Mei 2022 belum ada laporan temuan kasus chikungunya di Kabupaten Tulungagung.
Hal ini disampaikan oleh Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Didik Eka.
Didik mengatakan, 12 warga yang positif chikungunya ini merupakan warga yang ada di 2 RT masuk Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.
"Data dikami ada 12 yang positif chikungunya, ada di 2 RT, hari ini langsung kami lakukan upaya," ujarnya pada Jumat (10/06/2022).
Didik menjelaskan, sama seperti penyebaran demam berdarah, chikungunya juga dibawa oleh nyamuk aides aigepti.
Temuan chikungunya disatu lokasi dipicu oleh adanya orang yang sebelumnya sudah terjangkit chikungunya, kemudian disebarkan oleh nyamuk melalui gigitannya.
"Faktornya Karena disitu ada lokasi tempat tumbuh jentik dan sebelume sudah ada yang kena, jadi disebarkan oleh nyamuk," jelasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan DInas Kesehatan, 12 orang ini tinggal di lokasi yang memiliki potensi tumbuhnya jentik jentik nyamuk.
Selanjutnya menurut Didik, dirinya akan berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat untuk menggelar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan dilanjutkan dengan fogging di lokasi tersebut.
"Hari ini kita paginya lakukan PSN dilanjut dengan fogging," pungkasnya. (yud)
Baca juga: Peserta JKN Diimbau Bayar Iuran Tepat Waktu
Editor : Iman