Layak Pimpinan Bangsa, Cucu Pendiri NU Dukung Ridwan Kamil di Pilpres 2024

klikjatim.com
K.H Ghozi Wahib Wahab saat menyatakan dukungan kepada Ridwan Kamil. (Satria Nugraha/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024, dukungan kepada nama-nama Calon Presiden (Capres) terus bermunculan. Termasuk kepada Ridwan Kamil, yang saat ini menjabat Gubernur Jawa Barat (Jabar).

Di Sidoarjo, deklarasi dukungan datang dari K.H Ghozi Wahib Wahab. Kiai sepuh tersebut merupakan cucu salah satu ulama pendiri Nahdlatul Ulama (NU), K.H Abdul Wahab Hasbullah.

Baca juga: Khofifah Sambut 120 Siswa ADEM Repatriasi, Tekankan Pendidikan Berkualitas dan Penguatan Nasionalisme

K.H Ghozi, demikian akrab dipanggil mengatakan, saat ini tokoh yang layak memimpin bangsa adalah Ridwan Kamil. “Ridwan Kamil bersih dari korupsi, nepotisme serta telah terbukti bekerja keras demi kesejahteraan masyarakat,” tutur K.H Ghozi yang juga Rois Syuriah Komite Khittah NU (KKNU) ini di Perumahan Delta Sari, Kamis (26/5/2022) sore.

Dia menilai sosok Ridwan Kamil sanggup meningkatkan hasil produk pertanian di Jawa Barat. “Itulah alasan saya mendukung Ridwan Kamil menjadi milik Indonesia, bukan hanya milik Provinsi Jawa Barat,” terangnya.

Baca juga: Bea Cukai Juanda Buka Lowongan, Simak Syarat, Jadwal Seleksi, dan Cara Daftarnya

Sebagai tindak lanjut dukungan tersebut, dia akan menyampaikannya ke pondok-pondok pesantren, serta para kiai di Jawa Timur (Jatim). Karena mereka mempunyai nafas yang sama.

“Pilihlah pemimpin yang sidiq, amanah, tabligh dan fathonah. Sosok ini ada pada dia (Ridwan Kamil). Kita ingin membangun negara yang jujur, adil dan adem ayem dan itu merupakan program baru buat kita,” jelasnya.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Mulai Bebaskan Lahan Untuk Percepat Pembangunan Fly Over Gedangan

Seperti diketahui, dukungan Ridwan Kamil agar mencalonkan diri menjadi presiden tak hanya datang dari Provinsi Jawa Barat saja. Namun dukungan juga datang dari luar provinsi serta berbagai kalangan seperti petani dan organisasi buruh. (nul)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru