Sistem Zonasi PPDB Jadi Persoalan Warga Dukuh Pakis Surabaya

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Sistem Zonasi PPDB masih menjadi persoalan bagi warga Pakis Gunung Kecamatan Sawahah. Pasalnya jumlah sekolah negeri di wilayah tersebut dinilai masih sedikit sehingga masyarakat sulit untuk memilih sekolah yang mereka inginkan.

Di Kelurahan Pakis Gunung Kecamatan Sawahan hanya terdapat satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yaitu SMPN 46. Untuk itu politisi PSI Surabaya menginginkan adanya pemerataan sekolah.

Baca juga: PT SMI Alokasikan Kredit Senilai Rp 1,16 Triliun Untuk Infrastruktur Surabaya

"Kita petakan dulu, ada gak sekolah terdekat disini. Sesuai usulan PSI, kalau ada sekolah swasta tersebut akan dinaikkan grade, atau yang kedua sekolah tersebut digratiskan melalui mitra warga. Kalai tidak ada sekolah swasta. kalau tidak ada sekolah swasta di sekitar, kami minta Pemkot untuk membangun sekolah SMP di dekat sini," kata Tjutjuk Supariono saat reses di Pakis Gunung Gang 1 Langgar RT 12 Surabaya, Rabu (18/5/2022).

Anggota DPRD Komisi D tersebut mengatakan, DPRD juga telah memastikan bahwa program penitikan lokasi ini berjalan dengan lancar.

Tjutjuk mencontohkan kasus yang ia dapatkan bahwa ada anak kembar yang daftar masuk sekolah di lokasi yang sama namun hasilnya berbeda.

"Untuk itu kemarin kami juga berpesan kepada Dinas Pendidikan Surabaya untuk memastikan titik lokasi agar tidak meleset, dan tidak terjadi kericuhan," jelasnya.

Baca juga: Targetkan 100 Truk Peti Kemas, Pelindo Terminal Petikemas dan Pelindo Regional 3 Gelar Uji Emisi di TTL dan TPS

Untuk mempermudah penerapan program sistem zonasi, Tjutjuk mengusulkan adanya perbaikan kwalitas sekolah swasta sehingga sama dengan negeri, kemudian digratiskan dengan sistem mitra keluarga.

"Sehingga ini nanti tidak ada yang protes di kantor DPRD. Sebenarnya masyarakat hanya ingin anak anaknya bisa sekolah, bisa pintar dan sesuai haknya sebagai warga Indonesia," pungkasnya.(mkr) 

Baca juga: PT Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh, 3 Terminal Petikemas Catat Rekor Throughput Tertinggi hingga Juli 2026

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru