Baca juga: Konsumsi BBM Subsidi di Jatim Lampaui Kuota Harian
"Kita petakan dulu, ada gak sekolah terdekat disini. Sesuai usulan PSI, kalau ada sekolah swasta tersebut akan dinaikkan grade, atau yang kedua sekolah tersebut digratiskan melalui mitra warga. Kalai tidak ada sekolah swasta. kalau tidak ada sekolah swasta di sekitar, kami minta Pemkot untuk membangun sekolah SMP di dekat sini," kata Tjutjuk Supariono saat reses di Pakis Gunung Gang 1 Langgar RT 12 Surabaya, Rabu (18/5/2022).
Anggota DPRD Komisi D tersebut mengatakan, DPRD juga telah memastikan bahwa program penitikan lokasi ini berjalan dengan lancar.
Tjutjuk mencontohkan kasus yang ia dapatkan bahwa ada anak kembar yang daftar masuk sekolah di lokasi yang sama namun hasilnya berbeda.
"Untuk itu kemarin kami juga berpesan kepada Dinas Pendidikan Surabaya untuk memastikan titik lokasi agar tidak meleset, dan tidak terjadi kericuhan," jelasnya.
Baca juga: Biadab, Ayah Kandung Hamili Putrinya Yang Berusia 17 Tahun di Surabaya
Untuk mempermudah penerapan program sistem zonasi, Tjutjuk mengusulkan adanya perbaikan kwalitas sekolah swasta sehingga sama dengan negeri, kemudian digratiskan dengan sistem mitra keluarga.
"Sehingga ini nanti tidak ada yang protes di kantor DPRD. Sebenarnya masyarakat hanya ingin anak anaknya bisa sekolah, bisa pintar dan sesuai haknya sebagai warga Indonesia," pungkasnya.(mkr)
Baca juga: Wagub Emil Dorong Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Keluarga
Editor : Redaksi