KLIKJATIM.Com | Surabaya—Komisi D DPRD Kota Surabaya menggelar rapat evaluasi bersama Dinas Kesehatan (Dinkes). Di antara yang dibahas yakni terkait pencegahan hepatitis akut.
Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah mengatakan, meski belum ditemukan kasus hepatitis akut, namun warga perlu waspada. Untuk itu, dia mendorong Dinkes agar segera sosialisasi.
Baca juga: NGERI, 29 Tersangka Pesta Gay di Surabaya Kena HIV/AIDS
Dinkes diminta segera melakukan pemetaan wilayah agar bisa cepat mengambil tindakan. Utamanya, daerah yang minim lahan jamban dan pinggiran sungai.
Baca juga: Antisipasi Keracunan, Dinkes Surabaya Awasi Jajanan Chiki Ngebul
“Dinkes juga kami minta segera membuat SOP dan petunjuk teknis terkait prilaku hidup sehat dan bersih dengan temun baru hepatitis akut ini,” kata Khusnul, Selasa (10/5/2022).
Khusnul juga mengingatkan, bagi pengelola pondok di Kota Surabaya agar mengingat para santri untuk sementara tidak melakukan tradisi makan tradisi dalam satu nampan.
Baca juga: Waspada Penularan Hepatitis Akut, RSUD dr Harjono Ponorogo Siapkan Tempat Isolasi
“Hanya sebagai langkah antisipasi saja,” imbuhnya.(mkr)
Editor : Redaksi