KLIKJATIM.Com | Jakarta - Ratusan perantau asal Jatim di Jakarta telah diberangkatkan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk mudik ke kampung halamannya.
Tak sedikit dari mereka yang bersyukur dengan adanya program mudik gratis inisiasi Pemprov Jatim ini. Seperti Suwanan (56) yang bekerja sebagai tukang las di kawasan Cikupa, Jakarta.
Sudah 20 tahun bapak dua anak tersebut mengadu nasib di Jakarta. Kali ini, bersama seorang putrinya Suwanan mengikuti mudik gratis dengan tujuan Mojokerto.Sambil menangis, Suwanan bersyukur dengan adanya mudik gratis ini. Pasalnya, ia mengaku tidak memiliki biaya untuk kembali ke kampung halamannya.
"Alhamdulillah bisa menyambangi makam orang tua. Saya sudah patah semangat awalnya karena tahu lebaran ini tidak ada uang untuk mudik," kata Suwanan, Selasa (26/4/2022).
Suwanan tak bisa menahan air matanya. Ia hanya bisa mendoakan Gubernur Khofifah agar dilimpahkan Rizki dan panjang umur.
"Saya sangat bersyukur ada program mudik gratis ini dari Ibu Gubernur Khofifah. Saya tidak bisa berkata-kata, saya hanya bisa berdoa agar ibu Gubernur panjang umur, sehat selalu dan dilimpahkan rizkinya," doa Suwanan.
Sama halnya dengan Suharti (67), seorang ibu yang mengikuti program mudik gratis Jakarta-Jatim ini. Dia mengaku sudah 3 tahun tidak pulang kembali ke kampung halaman.
"Saya doakan, semoga terus berjalan kepemimpinan Ibu Khofifah. Semoga terus sukses, dan Jatim semakin maju," ujar Suharti.
Tak berbeda jauh dengan Willi (42) yang juga mengikuti mudik gratis dengan rute ke Pacitan. Sambil menggendong anaknya yang berusia 7 bulan, Willi mengaku sangat senang dapat pulang ke kampung lengkap bersama dengan anak dan istri.
Baca juga: 50 Ribu Pelajar SMA, SMK dan SLB Jatim Dibantu Beasiswa Afirmasi Pemprov
"Saya sangat senang 3 tahun ini tidakĀ pulang. Dengan adanya mudik gratis ini saya bisa pulang ke kampung halaman Pacitan. Alhamdulilah terimakasih Ibu Khofifah," ujarnya. (yud)
Baca juga: Korban Meninggal Kecelakaan Perempuan Mabuk Terima Santunan Rp 267 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan
Editor : Redaksi