KLIKJATIM.Com | Ponorogo – Berawal dari iseng membuat cookies untuk si anak. Kini, ibu muda asal Perumahan Anggrek, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo malah kebanjiran order menjelang lebaran.
Alhasil,wanita bernama Hilda Ayu Rahmawati tersebut pun dapat menghasilkan puluhan juta dengan bisnis cookies-nya. "Awalnya jujur iseng dan tidak ada rencana. Jadi usaha karena waktu itu saya ada waktu longgar. Otak atik resep. Untuk anak saya saja," ujar Hilda, Kamis (21/4/2022).
Baca juga: Tiga Jembatan di Kecamatan Sawoo Ponorogo Rusak Parah, Warga Terancam Terisolasi
Dari situ, si anak yang baru berusia 4 tahun bilang bahwa cookies buatannya enak. Maklum bahan yang digunakan juga premium. Seperti coklat-coklat bermerek nutella, Cadbury. Pun seperti lotus maupun skipy.
Dia pun mencoba untuk menjualnya pada natal 2020. Menurutnya, respon pasar sangat menjanjikan. Karena dia menjual secara online di akun instagramnya, Hilda malah mendapat konsumen dari luar kota.
Mereka adalah yang mempunyai keluarga di bumi reog. Awalnya, Hilda hanya menjual cookies berukuran besar. Satu kotaknya diisi 6-10 cookies.
Lama-kelamaan, menjual cookies yang awalnya iseng semakin berkembang. Walaupun sedikit demi sedikit. Setidaknya, sehari Hilda bisa menjual 5-6 box.
Baca juga: Ribuan Pelayat Antar Pemakaman Pemimpin Ponpes Gontor Ponorogo
"Ya sehari omset kurang lebih Rp500 ribu kalau hari biasa. Momentum Natal 2020 langkah awal," cerita ibu satu orang anak ini.
Omsetnya berkali-kali lipat sewaktu idul fitri. Banyak yang memesan, tetapi bukan cookies besar. Melainkan mini cookies yang disajikan untuk jajan lebaran.
Dia tidak menyangka usahanya sudah berkembang. Pasalnya, waktu menjual pertama hanya berbekal Rp400 ribu. Dengan rincian membeli bahan Rp100 ribu, oven yang tidak sampai Rp200 ribu dan beberapa loyang.
Baca juga: Setahun, Kejari Ponorogo Ungkap 4 Perkara Korupsi
"Hasilnya luar biasa. Dari Rp400 ribu itu saya bisa menghasilkan puluhan juta. Sudah balik modal dan tambah-tambah," terang Hilda saat ditemui di rumahnya.
Momentum lebaran kali ini, Hilda mengaku sudah ada ratusan pesanan masuk. Baik itu, toples maupun hampers. Dan kemungkinan bertambah, karena Hilda masih membuka pesanan. "Seperti lebaran tahun lalu itu saya buka hanya 2 pekan terakhir. Dapat Rp12,5 juta," pungkasnya. (nul)
Editor : Fauzy Ahmad