Datangi Bawean, Wabup Qosim Ajak Warga Berperilaku Hidup Sehat

klikjatim.com
Wabup Moh. Qosim saat menyapaikan sambutan di Masjid Tambak Bawean, Gresik. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Pemerintah Kabupaten Gresik terus mewaspadai penyebaran wabah virus korona di wilayahnya. Tak terkecuali di Pulau Bawean yang berada sejauh 81 mil laut dari Kota Gresik arah Utara. Secara khusus Wakil Bupati Gresik, Moch Qosim melakkuan sosialisasi dan edukasi sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Bawean sejak, Senin (16/3/2020).

Salahsatu kegiatan Wabup Qosim adalah mendatangi Masjid Roudlotul Muttaqin Tambak Timur, Kecamatan Tambak, Bawean. Selain kunjungan ke masjid, pejabat yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu mendatangi kantor kepala desa setempat, membagikan sembako, dan pengobatan gratis. Khusus untuk cek kesehatan, Qosim melihat aktifitas pemeriksaan warga untuk mendeteksi penularan virus corona. Di akhir acara Qosim mendatangi anggota fatayat Kecamatan Tambak.

Baca juga: Bupati Yani Tegaskan Komitmen JIIPE Prioritaskan Warga Gresik

[irp]

Qosim menjelaskan, virus korona merupakan wabah pandemi global. Awalnya menyebar di satu kota Wuhan Provinsi Hubei, China. Namun kini menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia . "Karena menyebar ke seluruh dunia, maka Pemerintah Arab Saudi sampai menutup kedatangan jamaah umroh dari sejumlah negara termasuk Indonesia. Di Kota Gresik, wabah ini memaksa panitia perayaan HUT Gresik menunda sejumlah rangakapn acara dan memaksa pemerintah meliburkan sekolah," katanya.

Menurutnya, dewan masjid tidak harus meliburkan salat lima waktu atau salat Jumat seperti di Timur Tengah. Namun dia menganjurkan kepada jamaah untuk lebih rutin melakukan aktivitas keagamaan dan ibadah berdoa. "Perbanyak istighfar, pada saat dunia takut, maka kita tingkatkan antisipasi tolak korona dengan ibadah dan dekat dengan Allah. Khusuk dan wusul kepada Allah, wa idha maridtu fahua yasfi," harap Qosim

Tidak hanya itu, mantan Kadispendik Gresik ini mengajak masyarakat lebih sering melakukan wudhu. Tujuannya agar penyakit dihilangkan oleh Allah di Indonesia khususnya pulau Bawean dan secara kelembagaan melakukan pembacaan Rotibul Haddad.

Baca juga: SMP Negeri 1 Gresik Mulai Laksanakan Program Makan Bergizi Gratis

"Melanggengkan wudhu sebagaimana yang dicontokan Rosulullah, orang yang wudhunya bagus tidak akan marah, sombong, dan dibersihkan hatinya. Dan dengan menjaga wudhu yang baik virus apapun tidak akan berani, kalau mau bebas korona wudhu yang baik," terangnya.

[irp]

Di Bawean, imbuh Qosim, tidak ada temuan ODP (Orang Dalam Pengawasan). Beberapa waktu ada pasien masuk ODP di Rs Ibnu sina dengan diperiksa suhu badannya lebih 39 di Gresik sekarang sudah dipulangkan.

Baca juga: Gelaran Pentas Seni Karang Taruna Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Gresik Berlangsung Meriah

"Yang banyak di Bawean orang dalam resiko (ODR) , namun saya tetap datang ke Bawean . Kami sudah melakukan pemyemprotan desinfektan, dan jika ada yang sakit diutamakan pakai masker, dan segera cek badan di Puskesmas terdekat, semuanya gratis," tambahnya.

Dan paling utama perilaku hidup sehat, meski banyak kegiatan tetap olah makan dan kesehatan yang dijaga untuk stamina energi tetap fit dan sehat. "Makan sayur dan buah, cek ke dokter gratis, dan membawa sabun, melakukan cuci tangan sehabis salaman dan lainnya," pungkas Qosim. (iz/nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru