KLIKJATIM.Com | Tulungagung--BPOM telah mengeluarkan edaran mengenai aturan penarikan produk Kinderjoy dari pasaran. Saat ini produk jajanan anak-anak itu masih dalam uji laboratorium.
Penarikan ini tak lepas dari kontroversi Kinderjoy asal Belgia yang disinyalir mengandung salmonella typus membahayakan kesehatan manusia. Kasi Farmasi dan Perbekalan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Masduki mengatakan, salah satu temuan dalam razia kelayakan pangan pada Rabu (13/04/2022) kemarin adalah temuan penjualan Kinderjoy di salah satu toko modern di Tulungagung.
Baca juga: Tarik Joran Pancing Kena Aliran Listrik, Pemancing Tulungagung Meregang Nyawa
"Masih kita temukan kemarin, Kinderjoy di salah satu toko modern yang ada di Tulungagung," tegasnya, Kamis (14/04/2022).
Kendati Kinderjoy yang diedarkan merupakan Kinderjoy asal India, bukan dari Belgia namun tetap saja Masduki meminta pengelola toko untuk menarik produknya dari display dan menunggu hasil laboratorium resmi.
"Bukan dari Belgia memang, tapi tetap saja aturannya, Kinderjoy harus tetap ditarik dari display sampai hasil ujilab kandungannya keluar," jelas Masduki.
Baca juga: Bahayakan Keselamatan, Tim Gabungan Tulungagung Pasang Perangkap Buaya
Jumlah Kinderjoy yang diedarkan di toko tersebut cukup banyak, oleh sebab itu Masduki meminta pengelola toko agar lebih tanggap dengan perubahan situasi yang ada.
"Jumlahnya lumayan banyak, ada beberapa rak tadi," ucapnya.
Baca juga: Tak Datang di Rapat, Ternyata Wakil Kepala Stasiun Tulungagung Meregang Nyawa di Kamar Kos
Masduki menambahkan, pihaknya akan melakukan pengamatan intensif dalam beberapa minggu kedepan, sebab bukan tidak mungkin produk yang sama masih diedarkan di toko lainnya.
"Makanya ini kita intensifkan sidak di lokasi lokasi lain yang ada di Tulungagung," jelasnya.(mkr)
Editor : Iman