KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Proyek renovasi kantor Balai Desa Kebonwaris, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, mandek. Mirisnya lagi, proyek pembangunan dari APBD Tahun 2021 melalui program Bantuan Keuangan (BK) senilai Rp250 juta itu masih tuntas sekitar 20%.
"Keadaannya sampai sekarang cuma 20 persen dan tidak dikerjakan lagi. Padahal kantor desa sangat penting sebagai pusat pelayanan kepada warga," ujar salah seorang warga yang tak mau menyebutkan namanya, Sabtu (2/4/2022).
Baca juga: Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan, Jaga Inflasi Sekaligus Dongkrak UMKM Lokal
Dia menceritakan, awal pelaksanaan rehab ini di periode kepala desa (kades) yang lama, Moh. Kholiq. "Rehab pembangunan balai desa pada bulan Juni 2021. Waktu itu masa jabatan kades hampir habis," ucapnya.
Sebelum direhab, kantor balai desa tersebut sebenarnya sudah bagus. Juga terlihat megah dan enak dipandang. Tapi sekarang malah sebaliknya.
Baca juga: DPO Begal Sadis Diringkus Satreskrim Polres Pasuruan Kota
Dia berharap dengan terpilihnya kepala desa yang baru bisa melanjutkan kembali pembangunan balai desa tersebut.
Sementara itu, Ketua BPD Kebonwaris, Edison mengakui bahwa penyebab mangkraknya proyek pembangunan balai desa karena terkendali anggaran. "Iya, karena anggaran tidak mencukupi sehingga pembangunan jadi mandek," menurutnya.
Baca juga: Luncurkan Logo Muswil VI, KAHMI Jatim Bersiap Cetak Nakhoda Baru Berbasis Pengabdian Akar Rumput
"Dialihkan ke bangunan sebelah (Ponkesdes). Bangunan itu masih ikut asetnya Desa Kebonwaris," terangnya saat disingung terkait pelayanan publik.
Sekedar informasi, tahun 2021 lalu Pemkab Pasuruan menyiapkan total anggaran Rp22,8 miliar untuk merehab kantor desa se Kabupaten Pasuruan. Pada saat itu ada 124 desa yang menerima bantuan tersebut . Dan bantuan itu digulirkan secara bertahap. (nul)
Editor : Redaksi