KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemprov Jatim hingga saat ini masih menunggu kejelasan regulasi terkait pendistribusian minyak goreng.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, sebenarnya pada 16 Maret 2022 lalu sudah datang minyak goreng sebanyak 6 ribu ton di Jatim.
Baca juga: Gubernur Khofifah Kembali Kirim 64,4 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Namun, kewenangan kini beralih dari Kemendag ke Kemenperin. Sehingga, Pemprov Jatim sendiri saat ini masih terus menunggu regulasi baru dari Kemenperin.
"Memang minyak goreng juga kewenangan ada di pusat regulasinya. Tadinya per tanggal 16 itu sudah datang 6 ribu ton, tapi kemudian beralih kewenangan dari Kemendag ke Kemenperin, nah menunggu lagi regulasi dari Kemenperin," ujar Khofifah, Jumat (25/3/2022).
Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi Tegas Tertibkan Pengelolaan Sampah Ilegal di Keputih, Surabaya
Khofifah mengungkapkan, saat ini masyarakat justru lebih banyak mencari minyak goreng curah. Sehingga diharapkan harga minyak goreng curah bisa lebih terjangkau.
"Sekarang banyak dibutuhkan justru yang curah. Minyak goreng curah ini diharapkan bisa lebih murah," harapnya.
Baca juga: Tiga Tahun Berturut-turut, Komitmen Kepatuhan Pajak TPS Kembali Raih Apresiasi Pemkot Surabaya
"Nah, itu yang saya harapkan bahwa kalau sudah ada kejelasan minyak goreng curah yang sudah ada di Jawa Timur tetap bisa didistribusikan, pokoknya kita semua ikhtiar," tandasnya. (yud)
Editor : Redaksi