KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Pasca kejadian dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan seniornya didalam asrama SMP Advent membuat berang Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupatan Pasuruan, Hasbullah. Kadispendik mengancam akan mencabut izin operasional sekolah tersebut.
Baca juga: Ratusan Pelajar Pasuruan dan Sekitarnya Ikuti Seminar Inspiratif AHM Best Student 2026
"Saat kejadian penganiayaan terjadi di sekolah itu. Beberapa kali, pihak sekolah saya hubungi, tapi tidak digubris," kata Hasbullah pada Kilkjatim.com, Kamis (24/3/2022).
Hasbullah juga menegaskan bahwa dirinya akan mencabut izin operasional sekolah tersebut. Hal ini dilakukan Kepala Dinas Pendidikan guna menjaga martabat sekolah di Kabupaten Pasuruan.
"Izin operasionalnya akan saya cabut sehingga sekolah tidak bisa beroperasi. Karena ini sudah melanggar norma-norma diwilayah pendidikan," sambungnya.
Seperti diketahui, dua siswa SMP Sekolah Lanjutan Advent, DL dan FG diduga dianiaya seniornya didalam asrama sekolah Sabtu (19/3/2022) pukul 23.00 WIB. Kedua korban dicambuk menggunakan sarung. Tidak hanya kedua korban juga disulut putungĀ rokok oleh seniornya. (yud)
Baca juga: Pengedar Sabu Dicokok Polres Pasuruan saat Sembunyikan BB di Gorden Rumah
Baca juga: Ismail Marzuki Kembali Pimpin DPC PKB Kota Pasuruan
Editor : Redaksi