Lamongan Jadi Sampel Aglomerasi, Mendagri: Tetap Taati Prokes dan Jangan Lengah

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Lamongan—Kabupaten Lamongan menjadi salah satu dari tujuh kabupaten/kota lokasi sampel Aglomerasi Jawa Timur. Hal tersebut dipertegas dalam survey nasional dan percepatan vaksinasi bagi lansia yang dipimpin langsung Mendagri Tito Karnavian secara virtual di ruang Command Center Pemkab Lamongan, Jumat (18/3/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf hadir didampingi Sekretaris Daerah Moh Nalikan, Aisten Administrasi Umum Mugito dan Kadinkes Lamongan dr. Taufik Hidayat.

Baca juga: Tim Penurunan Bendera Lamongan Tuntaskan Tugas dengan Khidmat pada HUT Ke-81 RI

Mendagri Tito dalam arahannya mengajak seluruh kabupaten/kota untuk mempercepat vaksinasi bagi lansia. Meski dari hasil survey menunjukkan antibody masyarakat Indonesia cukup baik, Tito tetap mewanti-wanti agar masyarakat tidak lengah dan tetap mentaati protokol kesehatan.

Baca juga: Janda Baru di Lamongan Bertambah 1.683 Orang, Ekonomi Jadi Pemicu Utama Perceraian

“Meski antibody tinggi jangan langsung melepas masker. Jangan sewenang-wenang. Prokes tetep dijalankan. Antibody ini dapat menetralisir sehingga resiko masuk rumah sakit rendah dan InsyaAllah resiko kematian juga rendah,” tuturnya.

Terpilih menjadi salah satu dari 7 kabupaten/kota lokasi sampel Aglomerasi Jawa Timur, masyarakat Kabupaten Lamongan dinilai memiliki antibody (Virus Corona) cukup baik. Hal ini dibuktikan dari hasil estimasi proporsi penduduk diatas satu tahun yang memiliki antibody SARS-CoV-2 yang dilakukan oleh Tim Pandemi Kemenkes dan Kemendagri menyatakan, dari 200 sampel yang dites estimasi angkanya mencapai 93,2 persen. Artinya dari 200 orang tersebut, 93.2 persennya telah memiliki antibody SARS-Cov-2.

Baca juga: Diduga Hendak Balapan Liar, 15 Remaja Diamankan Patroli Polres Lamongan

Hal ini tentu sejalan dengan upaya Pemkab Lamongan dalam percepatan vaksinasi yang terus dilakukan. Untuk vaksinasi lansia dosis ke 2 sendiri di Kabupaten Lamongan telah mencapai angka 63,69 persen atau 100.866 orang dari 158.377 sasaran. Sementara untuk vaksinasi booster telah menyasar 8.355 sasaran.(mkr/adv)

Editor : Rozy

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru