Antisipasi Lonjakan Harga Pangan, Diskoperindag Gresik Maksimalkan Siskaperbako

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Salah satu pedagang di Gresik

KLIKJATIM.Com | Gresik — Mengantisipasi lonjakan harga pangan jelang Ramadhan, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik menerapkan strategi stabilisasi harga bahan pangan, khususnya kebutuhan pokok melalui Sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga  bahan pokok (siskaperbapo) Jawa Timur.

Kepala Dinas Koperindag Gresik Agus Budiono mengatakan, melalui sistem itu daerah yang rawan ketersediaan pangannya akan diakomodir oleh daerah yang surplus dan harganya anjlok.

Baca juga: Polres Jember Tangani 25 Kasus Narkoba, Jaringan Peredaran hingga Bali Terbongkar

"Alhamdulillah, Gresik aman. Sejauh ini tidak ada masalah," katanya.

Diketahui harga beberapa komoditas bahan pokok di Gresik mahal, seperti daging sapi yang harganya diatas Rp.100.000 per kilogram, harga telur ayam boiler Rp.23.000 per kilogram, ayam potong Rp.37.000 per kilogram, dan bawang putih Rp.25.000 per kilogram.

Namun menurut Agus hal itu masih wajar, seperti harga daging sapi, Ia menyebut rata-rata harga daging sapi antara Rp 85 ribu/kg sampai Rp 103 ribu/kg.

Baca juga: Turun ke Sawah Lewat Program Medhayoh, Bupati Setyo Wahono Semangati Ibu-Ibu Tani di Ngraho

"Itu fluktuasi pasar sudah biasa. Satu sisi konsumen butuh, penjual menaikkan harga. Sebaliknya, permintaan menurun penjual menurunkan harganya," bebernya.

Akan tetapi, bila kondisi mendesak, Agus Budiono mengatakan pihaknya sudah komunikasi dengan pengelola Puspa Sgro.

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi

"Puspa Agro ini tempat untuk pendistribusian komiditas yang transaksinya di salurkan kepada Kabupaten/kota yang memerlukan," tandasnya. (bro)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru