Minim Edukasi, Banyak Benda Sejarah di Tulungagung Dirusak Warga

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Tulungagung--Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Tulungagung menyayangkan adanya perusakan benda kuno. Agar tak ada lagi pengerusakan, masyarakat perlu diberikan edukasi.

Sekretaris TACB Tulungagung, Trijono mengatakan, minimnya edukasi jadi sebab utama pengerusakan tersebut. Sebab, sebagian warga tak mengetahui jika benda yang dirusak memiliki nilai sejarah.

Baca juga: 416 Badan Usaha di Tulujgagung Daftarkan Pekerja sebagai Peserta JKN

"Ada juga pemahaman yang menganggap benda tersebut sebagai syirik," katanya, Senin (7/3/2022).

Trijono mencontohkan, perusakan batu bata di Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol dan benda diduga cagar budaya.

Baca juga: Satpol PP Tertidur Usai Miras, Maling Bebas Checkout Barang Disbudpar Tulungagung

"Informasi yang kita terima, dulu ada bata bersusun yang ditemukan masyarakat, namun sekarang sudah habis barangnya, tidak jelas keberadaanya," terang Trijono.

Padahal menurutnya, penemuan benda cagar budaya bisa dijadikan sarana edukasi kepada masyarakat secara umum, serta menambah pengetahuan bagi generasi saat ini.

Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan

"Bagi masyarakat silahkan melapor jika menemukan benda diduga cagar budaya," pungkasnya.(mkr)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru