KLIKJATIM.Com | Surabaya - Okupansi penumpang kereta api (KA) di Daerah Operasi 8 Surabaya terpantau normal. Hal ini terlihat dari data yang disampaikan manajemen PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 8 Surabaya bahwa sepanjang liburan Hari Raya Nyepi tidak ada lonnjakan.
Baca juga: Khofifah Pastikan KCL Singhasari Buka Prodi Digital Law dan Advanced Cyber Security pada 2027
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menyebutkan bahwa KA jarak dekat atau kereta local masih mendominasi dibandingkan dengan kereta jarak jauh. Perbandingannya adalah okupansi KA local mencapai 13.445 tempat duduk, sedangkan KA jarak jauh mencapai 4.070 selama periode 2-6 Maret 2022.
“Sejauh ini tidak ada lonjakan penumpang pada liburan Hari Raya Nyepi di tiga stasiun besar, yakni Gubeng, Pasar Turi (keduanya di Surabaya), dan Kotalamaa (Malang),” kata Luqman Arif dalam keterangan resminya, Rabu (2/3/2022).
PT KAI Daops 8 mengoperasikan sebanyak 35 kereta jarak jauh dan belum terpantau adanya lonjakan. Padahal pekan ini terdapat dua hari besar nasional, yang masing-masing Israk Mikraj yang jatuh pada pada tanggal 28 Februari dan Hari Raya Nyepi, 3 Maret 2022. Praktis dua hari libur nasional kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur.
Namun penggemar Persebaya dan Liverpool itu menjelaskan tidak terjadi lonjakan pada pekan ini. Padahal awal pekan lalu terjadi long weekend namun pantauan di beberapa stasiun keberangkatan dan kedatangan masih normal.
Luqman Arif juga memastikan seluruh pelanggan KA jarak jauh diwajibkan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan RI Nomor 97 tahun 2021.
Di antaranya penumpang usia 12 tahun ke atas wajib vaksin (minimal dosis pertama), seluruh pelanggan (tanpa batasan usia) wajib memiliki bukti pemeriksaan antigen (1x24 jam) atau RT-PCR (3x24 jam) dengan hasil negative. Sementara anak usia di bawah 12 tahun wajib didampingi orang tua.
Pelanggan dapat menggunakan layanan rapid-test antigen di 11 stasiun yang disediakan KAI Daop 8, yakni Stasiun Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Malang, Lamongan, Wlingi, Sidoarjo, Mojokerto, Bojonegoro, Wonokromo, Kepanjen, dan Babat.
“Kami mengimbau kepada pelanggan yang akan melaksanakan Rapid-test antigen di stasiun, agar meluangkan waktu setidaknya 2 jam sebelum keberangkatan KA,” pungkasnya. (arif)
Baca juga: Dongkrak Kompetensi SDM, Terminal Teluk Lamong Bidik Pelayanan Prima Lintas Lini Organisasi
Baca juga: Polisi Tembak Kaki Jambret Penyebab Tewasnya ASN BPN Surabaya
Editor : Redaksi