Khofifah Minta Distributor Tak Timbun Minyak Goreng Demi Cuan

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta distributor minyak goreng tidak menunda penyaluran minyak goreng sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan.

Baca juga: Lepas Ribuan Pelari MANTRA116 2026, Gubernur Khofifah Optimistis Jawa Timur Jadi Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

"Jangan ditunda atau ditimbun demi cuan. Segera distribusikan ke seluruh pasar. Kasihan masyarakat, apalagi saat ini tengah dalam situasi pandemi. Ini juga menjadi parameter kecintaan kita kepada masyarakat, bangsa dan negara," kata Khofifah, Senin (21/2/2022).

Khofifah pun meminta satgas pangan untuk melakukan pelacakan dan penelusuran benang kusut distribusi minyak goreng ini. Ia berharap distributor mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

Khofifah mengatakan dalam sidaknya ke sejumlah pabrik minyak  goreng, diketahui tidak ada pengurangan produksi. Menurutnya, seharusnya kelangkaan tidak perlu terjadi karena produksi minyak goreng per bulan untuk Jatim mencapai 63.000 ton.

Sementara total konsumsi per bulan hanya sebanyak 59.000 ton. Artinya, seharusnya Jatim mengalami surplus sebanyak 4.000 ton per bulan. "Benang kusut ini harus segera diurai. Jangan dibiarkan berlarut-larut. Apalagi, tidak lama lagi kita memasuki Bulan Ramadhan," ujarnya.

Kepada seluruh kepala daerah, Khofifah juga meminta untuk mengintensifkan pemantauan di lapangan dan segera menggelar operasi pasar minyak goreng  secara berkelanjutan jika kelangkaan terus terjadi.

"Ini penting, untuk bisa terus memastikan supply pasok sehingga memberikan kemudahan sekaligus meringankan daya beli bagi masyarakat," tandasnya. (yud)

Baca juga: Pasar Murah Jangkau Banyuwangi, Khofifah Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dukung Daya Beli Warga

Baca juga: Berhasil Turunkan Prevalensi Stunting Jatim Hingga 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan dari Persagi

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru