Pasokan Minim, Harga Telur di Bojonegoro Merangkak Naik

klikjatim.com
Harga telor ayam di Pasar Kota Bojonegoro naik. (ist)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Saat ini harga telur ayam di Kabupaten Bojonegoro mulai terjad kenaikan. Kendati belum siginifikan, namun dikhawatirkan akan terus melonjak naik jika tidak segera dikontrol.

Pantauan di Pasar Kota Bojonegoro, saat ini harga telur ayam satu kilogramnya (kg) antara Rp 25 ribu sampai Rp 26 ribu. Sedangkan harga sebelumnya mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 23 ribu per kg.

Baca juga: Antisipasi Banjir, TNI dan Warga Sukorejo Gotong Royong Bersihkan Sungai Avur

[irp]

"Sekarang naiknya memang belum terlalu tinggi, tapi khawatirnya akan terus naik sehingga membuat pembeli membatasi konsumsi telur ayam," ungkap salah seorang penjual di Pasar Kota Bojonegoro, Sulastri, Jumat (6/3/2020).

Ketika ada pembatasan konsumsi telur, tentu akan mempengaruhi daya beli masyarakat. “Kalau pembeli sedikit, barang saya tidak laku. Itu berarti keuntungan saya juga menipis,” imbuhnya sambil tersenyum.

Baca juga: Lewat SAPA BUPATI, Warga Sampaikan Jalan Rusak dan PJU, Bupati Bojonegoro Instruksikan Tindak Lanjut

Kenaikan harga telur sejatinya sudah terjadi beberapa pekan terkahir. Namun, sampai sekarang harganya masih belum juga stabil.

[irp]

Sementara itu, Kabid Agribis Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro, Wiwik Sulistyo menjelaskan, penyebab naiknya harga telur ayam bisa karena beberapa faktor. Antara lain bisa disebabkan karena biaya pakan ayam petelur yang mahal, dan stok menipis.

Baca juga: Banjir Jalur KA Pekalongan, Ratusan Penumpang di Bojonegoro Batalkan Tiket

"Harga telur ayam itu cukup sulit untuk stabil, karena produksi telur di Bojonegoro masih minim. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan harus mendatangkan pasokan dari luar Bojonegoro,” ujar Wiwik.

Perlu diketahui juga, untuk harga sejumlah komoditi lain seperti ayam adalah Rp 34 ribu per kg; daging sapi Rp 100 ribu per kg; daging kambing Rp 117 per kg; dan telur ayam kampung 2.500 per butirnya. (af/roh)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru