Perempuan Kota Malang Jumlahnya Besar, Diharapkan Mampu Berkontribusi Banyak

klikjatim.com
Acara Muarembang perempuan yang diadakan Pemkot Malang

KLIKJATIM.Com | Malang - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang gelar Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang). Kegiatan tersebut bertema kesetaraan gender mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan, Kamis (17/02/2022).

Wali Kota Malang Sutiaji selaku pemateri menyampaikan, perempuan turut memberikan warna tersendiri dalam pembangunan satu peradaban bangsa dan negara. Peranan dan kedudukannya tidak bisa dinilai remeh begitu saja.

Baca juga: Harga BBM Nonsubsidi Turun, Antrean di SPBU Sumenep Tetap Mengular

"Perempuan pencetak generasi bangsa sekaligus pendidik utama sebelum mengenyam dimasukan lembaga pendidikan untuk putra-putrinya," kata Sutiaji.

Wali Kota Sutiaji menandaskan, manakala daerah ingin berkembang dan maju. Perempuan dinilai dalam dirinya memiliki banyak potensi bagi daerah, sehingga harus dikelola dengan baik. Bertujuan memberikan kontribusi dan peranannya sesuai kemampuan yang dimilikinya.

"Kami lihat data yang ada, jumlah penduduk Kota Malang adalah 843.810 jiwa. Terbagi laki-laki (419.901) dan perempuan (423.909). Jumlah penduduk perempuannya lebih besar dari penduduk laki-laki yakni 50,24 persen," tandasnya.

Menurut Sutiaji, dengan lebih banyaknya jumlah penduduk perempuan. Maka sosok perempuan memiliki peranan besar dalam mensukseskan program pembangunan di Kota Malang.

Baca juga: Pertama di Lamongan, Ratusan Warga Ikuti Jalan Santai Bersama Hewan Kesayangan

"Namun jumlah besar tersebut, jika terjadi ketimpangan gender mulai pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik, sosial dan budaya. Dipastikan akan menghambat partisipasi seorang perempuan dalam berperan," imbuhnya.

Kembali Sutiaji menyebutkan, ada 5 hak utama perempuan. Di antaranya hak dalam ketenagakerjaan, kesehatan, pendidikan, perkawinan dan keluarga serta hak kehidupan publik dan berpolitik.

"Tentunya hak-hak itu menjadi komitmen Pemerintah Daerah yang tersurat dalam misi ketiga RPJMD 2018 - 2023," sebutnya.

Baca juga: BPS Sumenep Sensus 187 Ribu Usaha, Peta Ekonomi Daerah Dirombak

Kepala Bappeda Kota Malang, Dwi Rahayu menyampaikan, Musrenbang Perempuan khususnya kesataraan gender ini diharapkan dapat menjaring aspirasi dan keterlibatan aktif perempuan dalam pembangunan di Kota Malang.

"Mengingat untuk RKPD 2023 mendatang terdapat 46 usulan musrenbang perempuan yang dapat diterima dan diteruskan dalam forum lintas perangkat daerah," pungkasnya. (bro)

Editor : iwan Irawan

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru