1047 PMI Asal Tulungagung Diprediksi Pulang Saat Gelombang Ketiga Covid-19

klikjatim.com
Agus saat memberikan keterangan.

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Pemerintah memberikan perhatian kepada kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tengah bekerja di luar negeri, termasuk PMI asal Tulungagung.

Hal ini tampak dari prosedur ketat yang mengatur kepulangan PMI sejak di bandara sampai ke kampung halaman.

Baca juga: Tuntut Transparansi UKT, Ratusan Mahasiswa Geruduk Rektorat Universitas Jember

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trasnmigrasi Kabupaten Tulungagung, Agus Santoso yang dikonfirmasi memastikan, sesuai dengan data yang dimilikinya terdapat 1047 PMI asal Tulungagung yang bakal habis kontrak dalam 3 bulan kedepan.

"Ini data di kita mas ya, ada 1047 PMI yang habis kontrak dalam 3 bulan kedepan, ini yang berpotensi untuk pulang ke Tulungagung," ujarnya pada Rabu (09/02/2022).

Mereka merupakan PMI yang bekerja di sejumlah negara seperti Taiwan,Hongkong, Malaysia,Brunei Darusalam dan beberapa negara lainnya.

"Ada yang di Hongkong, Taiwan, Malaysia, Brunei semuanya,"lanjutnya.

Baca juga: Wujudkan Asta Cita, Bojonegoro Masuk Daftar 15 Kabupaten Berkinerja Terbaik Nasional

Agus mengaku belum bisa memastikan,dari 1047 PMI yang habis kontrak tersebut,berapa banya yang memutuskan pulang atau memilih perpanjangan kontrak.

Namun ketika mereka semuanya ternyata memilih pulang,Agus mengaku siap berkoordinasi dengan Satgas Covid - 19 Provinsi Jawa Timur untuk memfasilitasi prosedur kepulangan mereka.

"Ya kalau ada yang memperpanjang kontrak ya silahkan,kalau ada yang memilih pulang,kita akan siap menerapkan prosedur yang ada," jelas Agus.

Baca juga: Nekat Akhiri Hidup, Remaja Jember Ditemukan Meninggal Dunia di Belakang Ponpes

Sebelumnya pada Jumat (04/02/2022) yang lalu, 31 PMI asal Tulungagung kembali ke kampung halaman, setelah sebelumnya bekerja di Brunei Darusalam, mereka menjalani 5 hari karantina di Surabaya. Mereka langsung dijemput oleh Pemkab Tulungagung setelah dinyatakan boleh pulang dan negatif Covid-19.

Selanjutnya kondisi kesehatan mereka akan dipantau oleh masing masing Puskesmas sesuai dengan alamat tinggal mereka. (bro)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru