KLIKJATIM.Com | Tulungagung--Warga Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung gempar, Selasa (08/02/2022). Sebab, jelang subuh, salah satu penghuni mess karyawan di desa tersebut ditemukan gantung diri.
Korban adalah DR (17) siswi SMK asal Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek yang sedang menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di salah satu hotel yang ada di lokasi tersebut.
Baca juga: 416 Badan Usaha di Tulujgagung Daftarkan Pekerja sebagai Peserta JKN
Kades Mulyosari, Agil Wuisan yang dikonfirmasi mengungkapkan, DR pertama kali ditemukan oleh temannya pada pukul 04.00 WIB dalam kondisi tergantung di pintu kamar mandi menggunakan seutas tali rafia.
"Diketahui sama temannya, kondisi sudah tergantung dengan seikat tali rafia di pintu kamar mandi," ujarnya.
Agil merinci, korban sejak 5 hari yang lalu tinggal di mes karyawan tersebut bersama dengan 5 orang temannya sesama siswi yang sedang menjalani PKL di salah satu hotel.
"Jadi mereka ini enam orang tinggal di sini, sejak 5 hari yang lalu," ucapnya.
Baca juga: Satpol PP Tertidur Usai Miras, Maling Bebas Checkout Barang Disbudpar Tulungagung
Kapolsek Pagerwojo, AKP Suwoyo mengatakan,dugaan sementara korban nekat mengakiri hidupnya dengan gantung diri karena sakit yang selama ini dideritanya. Hal tersebut diperkuat dengan temuan sejumlah bukti yang ada di lokasi kejadian.
"Dugaan sementara, korban ini bunuh diri karena tidak kuat menahan beban penyakit yang dialaminya selama ini," ucapnya.
Keyakinan tersebut muncul setelah Polisi menemukan pesan singkat korban kepada orang tua yang belum sempat terkirim di handphonenya. Pesan tersebut berisi permintaan maaf korban.
Tidak hanya itu saja, korban juga mengubah nama akun whatsapp nya menjadi kata maaf semuanya.
"Jadi korban sempat menulis minta maaf kepada orangtuanya dan mengaku tidak kuat lagi dengan tekanan mental karena penyakit kulit yang dialaminya selama ini," pungkasnya.(mkr)
Editor : Iman