Bupati Madiun Andalkan Pejabat Fungsional untuk Tingkatkan PAD 2020

klikjatim.com
Terlihat Bupati Madiun Ahmad Dawami (tiga dari kiri) saat melantik sedikitnya 446 pejabat fungsional di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun. (Ajun/kliljatim.com)

KLIKJATIM.Com | Madiun--Bupati Madiun Ahmad Dawami menargetkan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di tahun 2020 ini. Di antaranya dia mengandalkan para pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Madiun.

Hal itu disampaikan Dawami saat melantik 446 pejabat fungsional di Pendopo Muda Graha, Rabu (4/3/2020). Menurutnya di tahun 2020 ini, Pemkab Madiun punya target peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Sehingga jabatan funsional menjadi yang terdepan.

Baca juga: Logistik Papua Selatan Bergairah, Arus Peti Kemas TPK Merauke Melonjak 13,5 Persen

“Jika kita tarik ujungnya, pasti untuk peningkatan PAD. Ini sudah menjadi tugas kita bersama,” katanya.

[irp]

Dikatakan, jabatan fungsional dan struktural sekilas memang berbeda, namun bukan berarti pisah. Dalam konteks untuk menjalankan roda pemerintahan, keduanya harus menjadi satu dan bekerjasama.

Baca juga: Bikin Kupang Makin Menyala! Booth Honda Guncang Honda DBL 2026 dengan Promo Spesial dan Riding Test

“Kadang kalau sudah dilantik jadi fungsional, sudah pisah dengan struktural, ini yang salah. Antara fugsional dan struktural, tetap menjadi satu. Karena, ada tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing,” jelas Dawami.

Untuk meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan daerah, kata Dawami, kolaborasi pengelolaan administrasi keuangan di jabatan fungsional maupun struktural menjadi penting. Sebab, WTP tidak bisa diraih struktural ataupun fungsional saja, tapi keduanya harus bahu-membahu saling melengkapi untuk mewujudkannya.

[irp]

Baca juga: Kunjungi KEK JIIPE Gresik Bersama Dahlan Iskan, Rombongan Explore Business Disway Intip Masa Depan Industri Indonesia

“Jadi keduanya tidak ada pemisahan diri. Kalau sampai terjadi, perintah dari atas tidak akan seiring sejalan, akhirnya apa yang menjadi perencanaan di organisasi perangkat daerah (OPD) tidak tercapai. Untuk itu, kita harus tetap bersama,” tegasnya.

Bupati Madiun menambahkan, dengan kegiatan pelantikan jabatan fungsional, kebersamaan harus tetap terjalin. “Mudah-mudahan jabatan ini, menjadi amanah. Sehingga apa yang menjadi cita-cita bersama, bisa terwujud yakni Kabupaten Madiun menjadi yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur jadi terwujud,” imbunya. (jun/mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru