Terkait Pemotongan BOP Madin dan TPQ, Saad Muafi Diperiksa Kejaksaan Hingga Malam Hari

klikjatim.com
Anggota DPRD Pasuruan, Saad Mu'afi

KLIKJATIM.Com I Pasuruan - Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Saad Muafi diperiksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan atas dugaan korupsi Bantuan Operasional Pendidikan (BOP). Pemeriksaan anggota Fraksi PKB ini sampai larut malam.

"Iya benar saya diperiksa Kejari sebagai saksi atas kasus dugaan pemotongan BOP," kata Saad Muafi usai diperiksa penyidik Kejari Kabupaten Pasuruan, Jumat (4/1/2022).

Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan ini mengakui dirinya sebagai penerima bantuan BOP. "Ada 17 materi pertanyaan yang ditanyakan ke saya semuanya seputar BOP," imbuhnya.

Ia menyatakan pada penyidik Kejaksaan Negeri Pasuruan, dirinya hanya sebagai penerima.

Pemeriksaan politisi asal Bangil dibenarkan Denny Saputra Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Pasuruan. Dikatakan pemeriksaan terhadap salah seorang anggota DPRD Kabupaten Pasuruan kapasitasnya sebagai saksi.

Baca juga: Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg

"Statusnya masih saksi. Untuk mengetahui kemana saja aliran bantuan tersebut," jelasnya.

Disingung peran Saad Muafi seputar kasus BOP, Kasi Pidsus enggan beberkan ke awak media. "Kita belum bisa uraikan peran masing-masing pihak," ujarnya.

Baca juga: Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait

Di kasus BOP, Denny jelaskan ada kerugian negara yang ditimbulkan. "Dari hasil penghitungan kerugian negara capai Rp 3 miliar lebih. Nilai itu bisa lebih bisa bertambah," pungkasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru