Kelanjutan Makam Mewah di Tulungagung, Tunggu izin Pemerintah Pusat

klikjatim.com
Kabid Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulungagung, Setiono bicara soal makam mewah

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Sejak awal tahun 2021 yang lalu, masyarakat desa Ngepoh Kecamatan Tanggungunung Tulungagung telah bersiap menyambut investasi diprediksi dalam jumlah yang cukup besar, seiring rencana pembangunan makam super mewah di desa tersebut.

Baca juga: 416 Badan Usaha di Tulujgagung Daftarkan Pekerja sebagai Peserta JKN

Tak tanggung tanggung, investor menyebut lahan seluas 260 hektar yang kini menjadi lokasi perkebunan tersebut, secara bertahap akan dialih fungsikan menjadi makam mewah.

Tahap pertama, 116 hektar lahan yang akan digarap, sisanya akan menyusul kemudian.

Dari 116 hektar lahan tersebut, kemungkinan hanya 70 hektarnya saja yan bena benar akan digunakan sebagai lokasi makam, sedangkan sisanya akan digunakan untuk fasilitas penunjang lainnya.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kabid _ Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulungagung, Setiono mengatakan hingga awal tahun 2022 ini belum ada informasi pengerjaan fisik di lokasi tersebut.

"Kok belum ada informasi ya sampai sekarang ini ,kapan pengerjaan fisiknya dan lain lain, kita belum dapat informasi,"jelasnya.

Informasi terakhir yang diterimanya, investor masih mengurus proses ijin pembuatan makam tersebut ke pemerintah pusat melalui aplikasi yang sudah disediakan.

Pihaknya sendiri tidak memiliki kapasitas untuk merestui maupun tidak merestui izin yang diajukan.

"itu izinnya kan langsung ke pusat melalui aplikasi,jadi di aplikasi itu begitu dipilih jenis usahanya langsung ada pilihan pilihan syarat yang harus dipenuhi dan semua persetujuannya langsung di pusat melalui aplikasi ini," terangnya.

Setiono menyebut, terakhir sekitar pertengahan tahun 2021 yang lalu, pihaknya sempat memfasilitasi pertemuan antara investor dengan berbagai pihak di Kabupaten Tulungagung.

Mulai dari pihak masyarakat dan desa, kemudian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak pihak lain yang terkait, untuk membahas sejumlah hal.

"Terakhir kita lakukan koordinasi dengan banyak pihak bersama investornya langsung ya pertengahan tahun 2021 kemarin,"  jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,tidak hanya makam mewah saja, investor juga akan membangun sejumlah fasilitas pendukung lain di lokasi tersebut,seperti taman dan penginapan.

Baca juga: Satpol PP Tertidur Usai Miras, Maling Bebas Checkout Barang Disbudpar Tulungagung

Investor juga berjanji akan menggandeng masyarakat di desa tersebut untuk bisa bekerja sama, sebagai wujud peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. (yud)

Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru