Imlek 2022, Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung Tiadakan Sembahyang Bersama

klikjatim.com
Petugas saat memasang lampion di Klenteng. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Klenteng Tjoe Tik Kiong di Kabupaten Tulungagung mulai berbenah untuk menyambut perayaan imlek tahun ini. Tampak sejumlah perhiasan dan pernik seperti lampion warna merah khas Imlek mulai dipasang di Klenteng Tjoe Tik Kiong yang sudah berusia 156 tahun ini.

Bioma Klenteng Tjoe Tik Kiong, Tjio Jing Jing mengatakan, persiapan Klenteng Tjoe Tik Kiong menghadapi Imlek sudah mencapai 50%. Tahun ini pihaknya hanya akan memasang 200 lampu lampion di dalam Klenteng Tjoe Tik Kiong.

Baca juga: 416 Badan Usaha di Tulujgagung Daftarkan Pekerja sebagai Peserta JKN

Sedangkan di luar ruangan tidak akan dipasang aksesories lainnya. Pasalnya jumlah lampion kali ini lebih sedikit dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Sejauh ini persiapannya sudah 50 persen. Tahun ini lampion yang dipasang tak sebanyak tahun sebelumnya, serta Imlek akan diselenggarakan secara sederhana," ujarnya.

Klenteng Tjoe Tik Kiong juga tidak akan mengadakan sembahyang bersama sebelum Imlek. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kerumunan yang bisa berpotensi menyebarkan Covid-19.

Baca juga: Satpol PP Tertidur Usai Miras, Maling Bebas Checkout Barang Disbudpar Tulungagung

Menurut dia, sembahyang akan dilakukan individu oleh umat secara sendiri-sendiri.

"Kita kan juga tidak tahu riwayat perjalanan umat ini. Makanya, untuk mencari amannya saja, sembahyang bersama-sama ditiadakan," jelasnya.

Tjio Jing Jing menyebut, tahun ini adalah tahun 2.573 dalam penanggalan Cina yang disimbolkan sebagai tahun macan air.

Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan

Diprediksi, pemilik Shio Naga akan memperoleh rezeki yang melimpah di tahun ini. Sedangkan 4 pemilik Shio lain yaitu Shio Monyet, Babi, Ular dan Macan diperkirakan aman mengalami kesialan.

"Makanya mereka yang sial ini diminta melakukan ritual. Ritualnya bisa dengan melepaskan makhluk hidup atau bersedekah," pungkasnya. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru