KLIKJATIM.Com | Jombang – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jombang, terus menggalakkan program vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Termasuk dengan pelaksanaan vaksinasi ketiga atau booster.
Bupati Jombang, Munjidah Wahab menjelaskan, penyuntikkan vaksin booster yang sudah mulai dilakukan di daerah setempat merupakan tindak lanjut dari vaksin dosis pertama dan kedua. Adapun masyarakat bisa melakukan booster setelah minimal 6 bulan menjalani vaksinasi dosis kedua.
Baca juga: Sinergi Bagi Negeri: MPM Honda Jatim Salurkan 18.440 Bibit Bunga Lewat Program One Sales One Seed
“Vaksin dosis satu di Jombang sudah mencapai 90 persen hampir 100 persen. Dosis dua 70 persen lebih, lansia sekitar 70 persen,” ungkap Bupati Munjidah, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga di Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Jombang yang diikuti sebanyak 60 peserta dari kalangan mantan pejabat, tokoh masyarakat, serta warga lanjut usia (lansia) di sekitar pada Kamis (20/1/2022).
Menurutnya, sasaran awal pemberian vaksin booster adalah lansia. “Vaksin booster saat ini sudah 1,25 persen dan masih jalan terus,” tuturnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jombang, Budi Nugroho menambahkan, untuk ketersediaan vaksin di daerah setempat masih aman. “Sisa untuk hari ini 92.332 dosis, terdiri dari beberapa jenis vaksin untuk menuntaskan vaksin ini,” ucapnya.
Baca juga: Kendalikan Inflasi Awal Tahun, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Deket Lamongan
Sejauh ini Kabupaten Jombang belum pernah mengalami kekurangan stok vaksin. Pasalnya dalam ketersediaan vaksin ini selalu koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. “Untuk saat ini, booster kami segera gerakkan untuk memaksimalkan para lansia yang berisiko,” ujarnya.
Pihaknya juga akan terus melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 varian baru, omicron. “Kita siapkan terutama untuk PMI ya. 14 Puskesmas kami siapkan untuk karantina ketika nanti ada perjalanan luar negeri, meskipun dari bandara sudah dikarantina tapi kami juga memberlakukan karantina di 14 puskesmas,” imbuhnya.
Sementara itu, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Munif Kusnan yang juga ikut vaksin ketiga menyambut baik pelaksanaan vaksinasi booster oleh Pemkab Jombang tersebut. “Ini bukan satu-satunya jalan, tapi tetap berikhtiar untuk menghindari covid,” pesannya.
Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut vaksinasi. Harus termotivasi dan siap melakukan vaksinasi sebagai bentuk ikhtiar dalam rangka mengurangi risiko penularan virus Covid-19. Melalui vaksin booster yang diberikan secara gratis ini, masyarakat diharapkan bisa memanfaatkannya dengan maksimal. Sehingga mampu bersama-sama menghadapi pandemi virus Covid-19 yang masih belum berakhir sampai sekarang. (nul)
Editor : May Aini L.A