Tak Mampu Tuntaskan Vaksinasi Anak Dalam 10 Hari, Begini Alasan Satgas Covid-19 Tulungagung

klikjatim.com
Vaksinasi anak di Tulungagung.

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Satgas Covid-19 Tulungaung mulai melaksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun pada 4 Januari 2022 lalu. Dan Satgas menargetkan capaian vaksinasi anak bisa tuntas 100�lam waktu 10 hari dengan sasaran sebanyak 89.276 anak.

Sayangnya, target itu masih menjadi isapan jempol. Terbukti hingga Senin (17/1/2022) ini belum terealisasi hingga 100%. "Memang sudah 10 hari, capaian di kita belum 100 persen," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Tulungagung, Kasil Rohmat.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Kasil mengatakan, sampai saat ini capaian vaksinasi anak masih 70% lebih. Pihaknya mengakui bahwa capaian itu tidak sesuai dengan target yang dicanangkan dalam 10 hari sejak tanggal 4 Januari kemarin.

"Data di kita yang sudah divaksin sudah 70% lebih dari sasaran 89.276 anak," jelasnya.

Sebenarnya Satgas Covid-19 Tulungagung sudah melaksanakan kegiatan sesuai jadwal. Juga mendatangi semua sekolah sesuai dengan jadwal. Namun saat Satgas Covid-19 datang ke sekolah tersebut ada anak yang tidak masuk.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Hal inilah yang membuat capaian tidak sampai 100%. Dan ditegaskan bahwa semua sekolah sudah didatangi.

"Jadi kita sudah mendatangi semua sekolah sesuai jadwal yang dibuat, tapi faktanya saat kita datang itu ada anak yang ndak masuk, itu yang bikin tidak 100 persen," kilahnya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Kasil menyebut dengan kondisi seperti ini, kini pihaknya bersama dengan Dinas Pendidikan tengah melakukan pendataan ulang dan upaya penjadwalan ulang. "Ya kita lakukan rescheduling dan pendataan ulang lagi," ucapnya.

Pihaknya berharap tidak ada kendala berarti dalam proses pendataan dan penjadwalan ulang. Sehingga vaksinasi kepada anak yang belum menerima vaksin bisa tuntas dilakukan. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru